Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggratiskan biaya perawatan medis Andrie Yunus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang jadi korban teror penyiraman air keras.
Aktivis hak asasi manusia itu sekarang masih menjalani perawatan intensif, di RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Dalam keterangannya, hari ini, Selasa (17/3/2026), di Jakarta, Widyawati Juru Bicara Kemenkes mengonfirmasi kabar terkait perawatan medis gratis untuk Andrie.
“Iya, dirawat di RSCM dan akan kami gratiskan,” ujarnya.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut rekomendasi Komisi III DPR RI yang salah satunya meminta Kemenkes menjamin seluruh biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan Andrie Yunus.
Terkait itu, Yoga Nara Manajer Hukum dan Humas RSCM mengatakan, penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap, sesuai perkembangan kondisi pasien.
Menurutnya, terbuka kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan pasien.
Sekarang, kondisi Andrie Yunus yang mengalami luka bakar akibat cairan kimia di area wajah serta beberapa bagian tubuhnya sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa.
RSCM, lanjut Yoga, berkomitmen memberikan pelayanan medis komprehensif dan profesional bagi setiap pasien yang membutuhkan penanganan kasus trauma kompleks.
Sekadar informasi, Kamis (12/3/2026), Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras, sewaktu perjalanan dengan sepeda motor, di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat.
Berdasarkan hasil analisa rekaman video dari kamera pengawas di sejumlah lokasi, polisi menemukan indikasi ada empat orang pelaku teror penyiraman air keras.
Kombes Pol. Iman Imanuddin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengklaim, pihaknya sudah mengantongi sejumlah informasi terkait pelaku. Tapi, sampai sekarang polisi belum melakukan penangkapan.(rid/iss)




