JAKARTA, KOMPAS.TV - Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, mengatakan antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali pada arus mudik Lebaran 2026, terjadi karena banyak faktor.
"Kalau kami melihatnya dari ASDP, ada banyak faktor yang menyebabkan peningkatan dari angkutan mudik, khususnya dari Gilimanuk menuju Ketapang di tahun 2026 ini. Tentu saja yang paling utama adalah tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik di tahun 2026," katanya dalam Breaking News KompasTV, Selasa (17/3/2026).
Windy mengatakan faktor lainnya karena rencana penutupan pelabuhan saat Nyepi yang jatuh pada tanggal 19-20 Maret 2026.
"Sehingga prediksi dari kami para pengguna jasa ini melakukan percepatan dalam pelaksanaan mudiknya. Jadi memang mereka mudik lebih awal menghindari nantinya penutupan pelabuhan pada saat periodenya," ujarnya.
Windy menyebut dari H-10 sampai H-5 Idulfitri 2026 sudah ada peningkatan jumlah penumpang, khususnya di lintasan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang.
Baca Juga: Update Terkini Pelabuhan Gilimanuk: Antrean Capai 20 Km, ASDP Tambah Operasional Kapal
Pada periode tersebut, kata dia, terjadi peningkatan jumlah penumpang kapal sebesar 0,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Ia juga mengungkap adanya peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang pada masa arus mudik tahun ini.
"Adapun untuk kendaraan sendiri, jumlah kendaraan berhasil kami seberangkan dari H-10 sampai dengan H-5 adalah 97.787 kendaraan atau sebesar 2,8 persen peningkatannya dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.
Windy mengatakan peningkatan jumlah kendaraan tahun ini didominasi bus dan truk logistik yang akan menyeberang.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- mudik
- gilimanuk
- macet gilimanuk
- antrean gilimanuk
- antrean panjang di gilimanuk
- pelabuhan gilimanuk



