Ramadan Madrasah Iman, Idulfitri Pembuktian Takwa

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Ramadan bukanlah akhir dari perjuangan spiritual seorang muslim. Justru setelah Idulfitri, seorang muslim memasuki fase pembuktian dari pelajaran yang didapat selama sebulan beribadah.

Ibarat sebuah sekolah, Ramadan merupakan madrasah yang mendidik manusia agar benar-benar menjadi pribadi bertakwa. Ramadan sejatinya adalah madrasatuliman atau sekolah keimanan.

Pada bulan itu, umat Islam dilatih memperkuat iman melalui puasa, ibadah, serta pengendalian diri. Esensi madrasah bukan berada pada proses belajar semata, melainkan pada bagaimana ilmu itu diwujudkan setelah masa belajar selesai.

“Idulfitri bukan berarti akhir dari perjuangan. Bahkan sebenarnya Idulfitri itu baru awal untuk memulai kehidupan yang sesungguhnya,” urai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Prof (HC) Muhammad Agus, Senin, 16 Maret 2026.

“Ramadan itu ibarat madrasah, sekolah untuk mendidik karakter seorang beriman agar benar-benar menjadi orang yang bertakwa,” lanjutnya.

Selama Ramadan umat Islam ditempa untuk menguatkan iman. Namun, setelah Ramadan berakhir, umat dituntut untuk mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam perspektif keislaman, iman dan takwa memiliki hubungan erat. Iman menjadi fondasi keyakinan, sedangkan takwa adalah bentuk nyata dari keyakinan itu melalui amal perbuatan.

“Iman itu ibarat teori, sedangkan takwa itu praktik. Bertakwa berarti menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ramadan melatih kita untuk itu, sehingga setelah Ramadan berakhir kita benar-benar mampu mempraktikkannya dalam kehidupan,” kata Agus.

Umat Islam diingatkan tidak menjadi pribadi yang hanya rajin beribadah saat Ramadan saja. Dalam tradisi keilmuan Islam, terdapat pesan agar umat menjadi manusia Rabbani, bukan sekadar Ramadhani.

“Dalam pesan agama disebutkan ‘Jadilah manusia rabbani, bukan manusia Ramadhani’. Manusia rabbani adalah orang yang beribadah karena Allah, bukan karena momentum Ramadan semata,” tuturnya.

Semangat ibadah tidak seharusnya berubah setelah Ramadan berlalu. Tuhan yang disembah pada bulan Ramadan adalah Tuhan yang sama pada bulan-bulan lainnya. Karena itu, kualitas ibadah seorang muslim justru dapat dilihat setelah Ramadan usai.

Konsep haji mabrur, misalnya, yang dalam hadis Nabi dijelaskan melalui perubahan perilaku setelah ibadah dilakukan.

“Tanda ibadah yang diterima itu sering kali justru terlihat setelah ibadahnya selesai. Seperti haji mabrur, tandanya setelah pulang dari haji seseorang menjadi lebih menebarkan salam, tutur katanya lebih baik, dan semakin dermawan,” jelasnya.

Itu juga berlaku pada ibadah puasa Ramadan. Jika setelah Ramadan seseorang menjadi lebih baik dalam sikap, ucapan, dan kepedulian sosialnya, maka itulah tanda keberkahan dari ibadah yang dijalankan.

Selain itu, ia menyoroti hubungan erat antara Ramadan dan Al-Qur’an. Dalam Al-Qur’an, bulan Ramadan disebut secara langsung dan dikaitkan dengan peristiwa turunnya kitab suci tersebut.

Hal itu menjadi isyarat bahwa kemuliaan Ramadan tidak terlepas dari keberkahan Al-Qur’an.

“Ramadan memang berakhir, tetapi Al-Qur’an tidak pernah berakhir. Artinya, walaupun Ramadan telah berlalu, sumber keberkahan itu tetap ada bersama kita selama kita menjaga hubungan dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Agus menambahkan, Idulfitri juga menjadi momentum memperbaiki hubungan sosial. Tradisi saling memaafkan setelah Ramadan menjadi salah satu wujud keberhasilan seseorang dalam menjalani ibadah puasa.

Seorang muslim yang berhasil melewati madrasah Ramadan seharusnya tampil sebagai pribadi yang lebih lembut, lebih damai, serta lebih peduli kepada sesama.

“Madrasah itu bukan tujuan akhir. Setelah selesai sekolah dan mendapat ‘ijazah’, di situlah ilmu yang dipelajari benar-benar diuji dalam kehidupan,” katanya. (an/zuk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Film Kapal Terbang Angkat Tragedi Woyla 1981, Ada Oka Antara dan Naysilla Mirdad
• 49 menit lalukumparan.com
thumb
Penyaluran Bansos di Wilayah Pascabencana Bakal Dongkrak Daya Beli Masyarakat
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Mulai Irit Belanja Negara, Apakah Program MBG Kena Imbas? Ini Jawaban Menko Airlangga
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Klaim AS Mampu Buka Selat Hormuz Tanpa Bantuan Negara Lain
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Emas Antam Turun Lagi! Cek Harga Terbaru Hari Ini di Sini
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.