Menlu Rusia: Jangan Lupakan Palestina

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW — Rusia mengingatkan internasional untuk tak melupakan masalah kemanusiaan yang masih terjadi di Gaza, Palestina. Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan, perang Amerika Serikat (AS)-Zionis Israel dengan Republik Islam Iran di Timur Tengah (Timteng) saat ini seperti membuat semua orang pikun atas upaya bersama-sama untuk kembali membicarakan tentang upaya bersama memerdekakan Bangsa Palestina.

“Isu tentang Palestina dengan sangat mudah dilupakan. Sekarang semua orang berbicara tentang krisis, konflik di Timur Tengah, tetapi mereka sama sekali tidak melihat Palestina (lagi). Palestina dengan mudah dilupakan,” begitu kata Lavrov seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (16/3/2026). Lavrov mengatakan itu saat konfrensi pers bersama Menlu Kenya, Musalia Mudavadi, di Moskow, Rusia, Senin (16/3/2026).

Baca Juga
  • Israel Tembak Mati Sepasang Suami-Istri Palestina dan Kedua Anaknya, Mereka Ditembak di Kepala
  • Mau ke Oscar, Aktor Ini Dilarang Masuk AS Gara-Gara Paspornya Palestina
  • Peringati Al-Quds International Day, Massa di Bandung Suarakan Dukungan untuk Palestina

Konfrensi pers itu dilakukan setelah keduanya membincangkan isu-isu aktual dan hubungan kedua negara. Keduanya mendiskusikan tentang warga negara Kenya yang dapat menjadi anggota militer di Rusia. Pun juga membincangkan tentang perang yang saat ini sudah memasuki pekan ketiga di kawasan Timteng, lantaran agresi AS-Zionis ke Teheran. Selain itu, Lavrov dan Mudavadi juga berdiskusi tentang masa depan kemerdekaan Bangsa Palestina.

Kata Lavrov, perang yang diawali AS-Zionis terhadap Iran saat ini semakin membuat situasi di Timteng semakin tak menentu. Negara-negara di Teluk Arab terkena dampaknya langsung atas perlawanan dan serangan balasan Iran terhadap AS.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Serangan balasan Iran ke wilayah-wilayah pendudukan Israel di Palestina, kata Lavrov diyakini juga akan memengaruhi. Perang semakin merambat dengan terciptanya front pertempuran tambahan di antara militer zionis dengan faksi bersenjata Hizbullah di perbatasan Lebanon.

Lavrov mengatakan, semua situasi tersebut bakal berpengaruh atas nasib Palestina ke depan. Mengingat perang yang terjadi antara AS-Zionis dan Iran menyentuh langsung persoalan negara-negara Arab yang punya tanggung jawab moral dalam memastikan masa depan Palestina. Akan tetapi, tak ada satupun pihak internasional yang saat ini kembali mengingatkan tentang nasib dan masa depan Palestina itu.

“Saya percaya, bahwa semua orang yang terlibat dalam konflik ini, dan mungkin yang paling terpenting adalah negara-negara Arab, perlu menyadari tanggung jawab mereka terhadap Palestina. Dan kami (Rusia) akan selalu siap untuk secara aktif mendukung pendekatan di Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sudah bertanggung jawab mengambil keputusannya (tentang pengakuan terhadap Palestina),” kata Lavrov.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Malam Takbiran Berbarengan dengan Nyepi, Ini Imbauan Haedar Nashir ke Warga Muhammadiyah Bali
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Jerman Ogah Bantu Trump Amankan Selat Hormuz: Ini Bukan Perang NATO
• 12 jam laludetik.com
thumb
Bareskrim Bongkar Peredaran Ekstasi di Club Bali, Manager-Waiters Diringkus
• 20 jam laludetik.com
thumb
Saksi Ungkap Detik-detik Ledakan saat Tarawih di Masjid Jember
• 7 jam laludetik.com
thumb
Asing Net Buy Rp 1,02 T saat IHSG Jeblok di Bawah 7.000, Borong EMAS hingga BUMI
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.