Kakorlantas sebut 28 persen kendaraan telah tinggalkan Jakarta

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut bahwa hingga Senin (16/3) atau hari keempat Operasi Ketupat 2026, sebanyak 28 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta.

“Dari proyeksi 3,5 juta kendaraan yang akan meninggalkan (Jakarta) ke Trans Jawa, Jawa Barat hingga ke Cikupa, Banten, sampai Sumatera, sampai sekarang 28 persen yang sudah meninggalkan Jakarta,” katanya di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3) malam.

Lebih lanjut, ia kembali menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas yang mengamankan arus mudik dan arus balik.

Lebih dari itu, melalui operasi ini, negara Polri, dan para stakeholder hadir untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan bulan suci Ramadhan, Idul Fitri, dan Hari Raya Nyepi harus berjalan aman.

Baca juga: Kakorlantas sebut tingkat fatalitas di Jabar turun 91 persen

“Aman di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dan aman di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Jadi, dua momentum sosial dan spiritual ini harus terjaga dan harus khusyuk, dan masyarakat betul-betul terlayani dengan baik,” katanya.

Terdapat lima klaster yang menjadi fokus pengamanan dalam operasi ini. Klaster pertama adalah jalan tol.

“Jalan tol dan dinamikanya; ada rest area, ada bottleneck, dan nanti juga ada contraflow, ada one way, ada di jalan tol,” katanya.

Klaster kedua adalah jalan arteri ataupun jalan nasional, termasuk jalan-jalan alternatif yang menuju ke tempat-tempat wisata.

Klaster ketiga adalah pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Ketapang, Merak-Bakauheni, sampai dengan yang berada di luar Jawa.

“Termasuk di dalamnya ada terminal, bandara, stasiun, ini juga menjadi sasaran,” imbuhnya.

Klaster keempat adalah tempat-tempat ibadah, utamanya masjid yang akan digunakan salat Idul Fitri dan tempat-tempat untuk momen takbiran.

Baca juga: Korlantas Polri berlakukan "one way" nasional pada 18 Maret

Klaster terakhir adalah tempat-tempat wisata.

“Biasanya pra-Idul Fitri itu nanti banyak sekali tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi dan ini sudah kita siapkan baik yang ada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, termasuk yang ada di luar Jawa,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Realisasi DMO Minyakita ke BUMN Capai 42 Persen, Kemendag Sebut Sudah Lampaui Target Minimal Pemerintah
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama BUMN, Pegadaian Kanwil XII Surabaya Berangkatkan 310 Peserta Mudik
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Arus Mudik Padat di Tol Japek, One Way KM 70–KM 263 Diberlakukan Sore Ini
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Diisukan Selingkuh, Maissy dan Suaminya Ternyata Sudah Gak Tinggal Serumah
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Potret Invasi Darat Israel ke Negara Arab, Timur Tengah Makin Panas
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.