jpnn.com, JAWA TENGAH - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau arus mudik lebaran 2026 dengan menyisir wilayah Jawa Tengah, terutama di titik krusial Trans Jawa, yakni Gerbang Tol Kalikangkung.
Dia menjelaskan titik ini menjadi barometer kelancaran arus mudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Timur.
BACA JUGA: Catat, Skema One Way Nasional Saat Puncak Arus Mudik
"Tadi pagi hingga siang saya mendampingi Bapak Kapolri memimpin langsung pengecekan Operasi Ketupat di Jawa Tengah. Beliau cek Pos Terpadu Kalikangkung untuk memastikan semua berjalan baik," kata Irjen Agus di Posko Terpadu KM 57, Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin (16/3) malam.
Tidak hanya mengecek kesiapan infrastruktur dan personel, kehadiran Kapolri di Jawa Tengah juga dibarengi dengan kegiatan Safari Ramadan.
BACA JUGA: Kecelakaan Dua Truk Besar di Tol Tangerang-Merak KM 76, Arus Mudik Tersendat
Menurut Agus, kendali operasi saat ini berada langsung di bawah arahan Kapolri.
"Dari mulai kemarin, Operasi Ketupat langsung dikendalikan oleh Bapak Kapolri. Tadi juga dilanjutkan Safari Ramadan, memastikan semua personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik," tambahnya.
BACA JUGA: Libur Saat Arus Mudik, 5.000 Sopir Angkutan Tradisional di Jabar Terima Rp1,4 Juta
Setelah dari Jawa Tengah, Irjen Agus langsung meninjau Posko Terpadu KM 57 dan mendengarkan laporan terkini soal kondisi lalu lintas bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan.
Irjen Agus memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Jabar yang dinilai sangat berdedikasi dalam menjaga pos pengamanan.
"Terima kasih Pak Kapolda, posnya luar biasa. Perlu diketahui Pak Kapolda ini selama operasi bahkan tidurnya di pos ini. Ini bentuk keseriusan kami melayani masyarakat," puji Irjen Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan penggunaan tol fungsional sebagai strategi memecah kepadatan.
Dia menyebutkan beberapa jalur seperti Japek Selatan, Solo-Jogja, hingga Semarang-Bawen sudah mulai difungsionalkan.
"Jalur fungsional ini sangat strategis untuk memecah arus, terutama saat puncak arus balik nanti. Kami ingin memastikan tidak ada penumpukan yang berlebihan di arteri maupun tol utama," tuturnya. (mcr8/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Penerapan Diskon Tarif Tol Diyakini Kurangi Volume Kendaraan Ketika Puncak Arus Mudik
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Kenny Kurnia Putra




