Volume Kendaraan Pemudik di Cianjur Meningkat Jelang Lebaran 2026

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR, – Volume kendaraan pemudik yang melintasi Cianjur, Jawa Barat, mengalami peningkatan pada H-5 menjelang Lebaran 2026. Peningkatan ini didominasi oleh pemudik jarak dekat yang menuju kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan, peningkatan volume kendaraan terlihat paling tinggi pada dini hari dan petang hari. Antrean kendaraan tampak di titik rawan macet mulai dari kawasan Puncak hingga Haurwangi yang berbatasan dengan Bandung Barat.

Puluhan petugas melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan macet seperti di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, Ciranjang, Warungkondang, dan Gekbrong untuk memastikan kelancaran arus. Sejumlah tempat istirahat di sepanjang jalur Puncak-Cianjur juga ramai dikunjungi pemudik yang beristirahat dan melaksanakan sholat sebelum melanjutkan perjalanan.

Salah satu pemudik, Nurjaman (39), yang bepergian dengan kendaraan roda empat menuju Tasikmalaya, memilih pulang lebih awal agar dapat kembali ke Tangerang setelah hari kedua Lebaran untuk membuka usahanya. Ia menyebut jalur Puncak-Cianjur nyaman untuk dilalui dan biasa digunakan untuk menjemput saudaranya di Cianjur dan Cimahi.

Peningkatan Arus Mudik

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengungkapkan bahwa volume kendaraan meningkat sekitar 10-15 persen terutama pada dini hari dan petang. Meski ada kemacetan di beberapa titik, arus kendaraan umumnya masih lancar. Pihaknya memperkirakan arus mudik akan terus meningkat hingga H-2 Lebaran, sehingga dilakukan berbagai upaya antisipasi termasuk rekayasa arus di kawasan Puncak-Cipanas dan Ciranjang-Haurwangi.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Petugas menghimbau para pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mendengarkan anjuran petugas demi keselamatan dan mencegah kecelakaan. Keselamatan lebih diutamakan daripada kecepatan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Pentolan Sido Muncul Borong Saham SIDO Senilai Rp1,5 Miliar
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Emas Pegadaian Turun Lagi! Galeri24 Susut Rp11.000 per Gram Hari Ini
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengamat: Board of Peace Berpotensi Perkuat Tata Kelola Perdamaian Global
• 33 menit lalumediaindonesia.com
thumb
BRMS Bukukan Laba Bersih Rp836 Miliar Sepanjang 2025
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Ramadan Penuh Berkah, BRI Santuni 8.500 Anak Yatim dan Salurkan Bantuan Sosial
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.