PPGI sebut tren pengajuan dan pelunasan gadai seimbang jelang Lebaran

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Umum Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) Holilur Rohman mengatakan tren pengajuan maupun pelunasan pinjaman pada industri pegadaian masih terpantau seimbang menjelang Lebaran 2026.

“Aktivitas gadai menjelang Lebaran masih seimbang antara yang mengajukan pinjaman maupun melunasi pinjaman, sesuai karakter daerah dan masyarakatnya,” ujar Holilur Rohman saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Menurut dia, pegadaian masih menjadi salah satu layanan keuangan favorit masyarakat karena akses yang mudah, proses yang cepat, serta kantor layanan yang tersebar di banyak lokasi.

Ia mengatakan, jenis barang yang banyak dijadikan jaminan gadai oleh para nasabah antara lain emas dan perhiasan, handphone, serta laptop.

Khusus terkait tren pengajuan pinjaman, Holilur menyampaikan pinjaman gadai lebih banyak diajukan oleh masyarakat yang tinggal di kota besar.

“Yang banyak mengajukan pinjaman biasanya yang ada di kota-kota besar,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan pada industri pegadaian melonjak 60,05 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp143,14 triliun pada Januari 2026.

Ia menyatakan, pendanaan tersebut didominasi oleh pembiayaan berbasis produk gadai sebesar Rp115,98 triliun.

Ia pun memproyeksikan nilai penyaluran pembiayaan berpotensi meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Periode Ramadhan hingga menjelang Lebaran menjadi momentum peningkatan penyaluran pembiayaan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat serta tambahan modal kerja UMKM secara musiman,” ujar Agusman.

Secara historis, penyaluran pembiayaan di industri pegadaian selalu tumbuh positif pada dua tahun terakhir. Penyaluran pembiayaan oleh perusahaan pegadaian pada Maret 2024 tumbuh sebesar 1,78 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) serta naik 1,66 persen mtm pada Maret 2025.

Agusman memperkirakan industri pegadaian akan tetap tumbuh positif di tengah tingginya kompetisi dengan berbagai produk pembiayaan digital, seperti pinjaman daring dan Buy Now Pay Later (BNPL/paylater), karena mampu menawarkan pembiayaan alternatif berbasis agunan yang mudah diakses masyarakat.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan terhadap Aktivis KontraS Soroti Ancaman Keamanan Pembela HAM dan Kualitas Demokrasi
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Dilaporkan Dirawat di Kediaman Putin di Rusia
• 15 jam laluharianfajar
thumb
One Battle After Another Jadi Film Terbaik di Oscar 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Antrean Kendaraan di Gerbang Tol Pejagan, Banyak Pemudik Kehabisan Saldo E-Toll
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Komisi III DPR Warning Polisi Soal Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ungkap Pelaku dan Dalangnya!
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.