JAKARTA, KOMPAS.com - Temuan sebuah helm dan wadah tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, membuka peluang bagi polisi untuk mengidentifikasi keempat pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan, helm tersebut ditemukan oleh seorang anggota Bhabinkamtibmas setempat saat menyisir lokasi kejadian.
“Sehingga kami mencoba membuat sketsa TKP berdasarkan mata arah angin utara, selatan, barat dan timur,” kata Reynold dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Anak Dinilai Sulit Saring Informasi di Medsos, Rentan Terpengaruh Konten yang Beredar
Dari pantauan kamera CCTV, helm serupa tampak digunakan salah satu pelaku. Namun, polisi belum mengungkapkan alasan helm itu ditemukan di sana.
Saat ini polisi telah mengantongi 2.610 video rekaman CCTV dengan total durasi 10.320 menit. Video itu berasal dari 86 kamera CCTV yag tersebar sepanjang lintasan jalan yang dilalui keempat pelaku.
Dari rekaman CCTV ini, didapati bahwa pelaku tidak hanya terdiri atas dua orang seperti video yang beredar di media sosial.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanudin mengatakan, terdapat empat pelaku yang menggunakan sepeda motor.
Namun, hanya satu sepeda motor yang membawa air keras yang kemudian disiramkan kepada korban.
“Yang siram satu, satu lagi mungkin megawasi,” kata Iman.
Terkait temuan helm dan wadah tersebut, polisi kini berupaya mengidentifikasi pelaku dengan mencari sidik jari dan DNA melalui pemeriksaan forensik.
Baca juga: Rumah Hangus Terbakar, Warga di Tambora Pasrah Lebaran di Pengungsian
“Kami telah mengirimkan barang bukti helm milik pelaku ke pusat identifikasi Bareksrim Polri untuk mendapatkan sidik jari dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA pelaku,” ujar Reynold.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis malam.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 23.37 WIB saat Andrie Yunus sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat.
Saat melintas di lokasi, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021 menghampiri korban dari arah berlawanan di Jalan Talang (Jembatan Talang).
Pelaku pertama yang bertindak sebagai pengendara mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.
Sementara itu, pelaku kedua yang duduk di belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaus biru tua, serta celana panjang biru yang dilipat hingga pendek dan diduga berbahan jeans.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban.
Andrie mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




