Golkar Respons Usulan PNS WFH, Ingatkan Pelayanan Publik Tak Terbengkalai

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Waketum Golkar sekaligus anggota Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, menanggapi usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin agar PNS bekerja dari rumah atau work from home (WFH) imbas konflik Timur Tengah. Doli menilai usulan tersebut perlu dipertimbangkan dengan matang.

"Secara umum, saya melihat usulan itu bagus saja. Intinya kan soal penghematan yang harus dilakukan dalam menghadapi kemungkinan potensi krisis ekonomi. Kita memang harus mulai mengantisipasi segala kemungkinan krisis yang akan terjadi," kata Doli kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Cak Imin Usul PNS WFH, NasDem Minta Pemerintah Hitung Dampak Hemat BBM

Meski begitu, Doli mengingatkan agar kebijakan WFH bagi PNS tak mengganggu pelayanan publik. Sebab, menurutnya, tugas PNS sangat erat dengan layanan kepada masyarakat.

"Namun untuk usul agar PNS untuk WFH perlu dipertimbangkan matang terlebih dahulu," ujarnya.

"Pertama, PNS erat kaitannya dengan pekerjaan pelayanan publik. Jangan sampai gara-gara penghematan yang tidak terukur, urusan melayani masyarakat jadi terbengkalai," sambungnya.

Doli mengatakan jika kebijakan WFH diterapkan, pemerintah perlu memetakan terlebih dahulu jenis pekerjaan dari tugas PNS yang memungkinkan dilakukan dari rumah.

"Kalaupun ada kebijakan WFH, harus dipetakan, cluster kerja PNS di bidang apa saja yang bisa diterapkan," ujarnya.

Selain itu, dia menilai pemerintah juga perlu menyiapkan sistem kerja yang jelas. Hal tersebut, kata dia, mencakup model penugasan, target atau capaian kerja, hingga mekanisme pelaporan, evaluasi, dan pengawasan.

"Kedua, harus dipersiapkan sistem kerjanya, mulai dari model penugasan, target/capaian, mekanisme pelaporan, evaluasi, dan pengawasannya," tuturnya.

Sebelumnya, Cak Imin mengusulkan kebijakan kerja dari rumah atau WFH kepada PNS. Dia mengatakan hal itu dapat menjadi upaya ini efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di tengah potensi dampak ekonomi perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran di Timur Tengah.

"Jakarta macet itu BBM yang terbuang, padahal BBM perang kalau tidak segera berhenti akan naik harganya. Nah, dengan cara apa? Dengan cara yang PNS WFH, membatasi yang bekerja. Tapi ini hanya usulan saya. Usulan saya sebagai wujud pengurangan BBM," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakpus, Minggu (15/3).

Cak Imin mengusulkan efisiensi penggunaan energi di gedung kantor. Dia memerintahkan kantor DPP PKB melakukan hal tersebut.

Baca juga: Cak Imin Usul PNS WFH demi Efisiensi BBM Antisipasi Dampak Perang di Timteng




(amw/whn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 16 Maret 2026
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Pasar Fluktuatif, GEMA Berencana Buyback Rp2 Miliar
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
WhatsApp Siapkan Tab Khusus Meta AI, Fitur AI Jadi Lebih Mudah Diakses
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menurut Islam Pemudik Boleh Tidak Berpuasa Karena Musafir, Asalkan...
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Hashim: Rumah Tak Hanya untuk Kelas Atas, Keadilan Jangan Hanya Omon-omon, NATO
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.