Cerita Pemudik Pasang Tulisan di Motor, Minta Diklakson jika Mengantuk

idxchannel.com
22 jam lalu
Cover Berita

Sudarmono menceritakan pengalaman perjalanan mudiknya kali ini yang terasa berbeda.

Cerita Pemudik Pasang Tulisan di Motor, Minta Diklakson jika Mengantuk (Mei Sada/IMG)

IDXChannel - Mudik mengendarai sepeda motor masih menjadi pilihan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul keluarga saat Lebaran.

Salah satu dari banyaknya pemudik ada Sudarmono, warga Tangerang. Dia mengendarai sepeda motor dari Tangerang menuju Brebes, Jawa Tengah. Sudarmono mengaku sudah beberapa kali mudik menggunakan sepeda motor. 

Baca Juga:
BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Saat ditemui di Jalan Arteri Cirebon, Sudarmono menceritakan pengalaman perjalanan mudiknya kali ini yang terasa berbeda. Pasalnya dia pertama kali membawa anak kecil dalam perjalanan jauh tersebut.

“Kalau naik motor sebenarnya sudah sering, cuma kalau bawa anak kecil baru pertama kali ini,” ujar Sudarmono saat ditemui pada Senin (16/3/2026).

Baca Juga:
Mudahkan Pemudik, BI Buka Layanan Tukar Uang di Stasiun Gambir

Dia menambahkan, salah satu alasan memilih mudik menggunakan motor adalah agar memiliki kendaraan yang bisa digunakan selama berada di kampung halaman.

Menurutnya, jika tidak membawa motor sendiri, kendaraan yang tersedia di rumah sering kali harus digunakan bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Baca Juga:
Cerita Pemudik: Pilih Mudik Lebih Awal Demi Cepat Bertemu Keluarga di Surabaya

“Di kampung memang ada motor, tapi kalau dipakai bareng-bareng biasanya rebutan. Jadi mau nggak mau bawa motor sendiri,” katanya.

Baca Juga:
Cerita Pemudik: Winarsih Ajak Anak Touring Motor dari Karawang ke Madiun Demi Hemat Ongkos Mudik

Sudarmono mengakui perjalanan mudik dengan motor sambil membawa anak kecil terasa lebih melelahkan karena harus lebih sering berhenti untuk beristirahat. Hal tersebut dilakukan agar kondisi anak tetap nyaman selama perjalanan jauh.

Baca Juga:
Arus Lalin di Jalur Pantura Menuju Jateng Mulai Padat, Mayoritas Pemudik Motor

Cerita Pemudik Pasang Tulisan di Motor, Minta Diklakson jika Mengantuk (Mei Sada/IMG)

Oleh karena itu juga, Sudarmono menuliskan sepenggal kalimat di barang bawaannya untuk dibaca pengendara lain. Ia meminta diingatkan dengan diklakson jika terlihat mengantuk.

“Sing pan nyapa klakson bae ping 2. Aku ora kagetan tapi ngantukan. Tangerang-Brebes, (yang mau menyapa klakson saja 2 kali. Aku gak mudah kaget tapi mudah ngantuk)," tulisnya.

Sudarmono dan keluarga berangkat dari Tangerang sekitar pukul 05.30 WIB dan telah menempuh perjalanan sekitar 10 jam hingga tiba di wilayah Cirebon. Perjalanan sejauh ini relatif lancar meski sempat menemui kepadatan lalu lintas di kawasan Kalimalang.

“Dari Tangerang sampai sini macetnya cuma di Kalimalang karena berpapasan sama jam berangkat kerja,” katanya.

Meski cukup melelahkan, Sudarmono mengaku tidak kapok melakukan perjalanan mudik menggunakan motor dan bahkan berencana kembali melakukannya di tahun mendatang.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR: Sinergi lintas sektor penting untuk layani disabilitas
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Sahroni Minta Polda Metro Jaya Intensifkan Patroli dan Razia Balap Liar dengan Nyalakan Petasan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Golkar: Tak Hanya Potong Gaji Gaji DPR, Program Kementerian Didanai APBN Harus Direview
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret, Korlantas Akan Terapkan One Way Nasional
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kakorlantas soal Antrean Panjang Pemudik di Gilimanuk: Sudah Kondusif
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.