Kondisi Aktivis Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras Masih Dirawat Intensif di RSCM

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Aktivis Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026, saat ini masih menjalani pemulihan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina menyampaikan bahwa kondisi korban masih dalam tahap perawatan sehingga durasi pemulihan belum dapat dipastikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jane Rosalina saat wawancara cegat di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, pada Senin.

Ia mengatakan, "Korban sedang ada di ruang high care unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya."

Proses Pemulihan Diperkirakan Memakan Waktu Panjang

Jane menjelaskan bahwa proses pemulihan korban kemungkinan akan berlangsung cukup lama karena penanganan medis terhadap dampak air keras umumnya membutuhkan waktu panjang.

Ia mencontohkan kasus penyiraman air keras terhadap mantan penyidik KPK Novel Baswedan yang memerlukan waktu pemulihan berbulan-bulan terutama terkait penanganan mata dan kulit.

Ia mengatakan, "Kami juga tidak dapat mengkonfirmasi berapa lamanya karena memang waktunya cukup panjang, berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan gitu ya."

Menurut Jane, hingga kini tim medis masih terus melakukan penanganan lanjutan terhadap kondisi korban yang terdampak cairan asam.

Rumah Sakit Tangani Inflamasi dan Bantah Isu Pencangkokan Mata

Jane mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan penanganan awal terhadap reaksi inflamasi akibat paparan cairan air keras yang mengenai tubuh korban.

Penanganan tersebut terutama difokuskan pada organ penglihatan yang terdampak cairan asam.

Ia menjelaskan, "Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari adanya paparan cairan air keras atau dalam hal ini cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus."

Jane juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi mata korban.

Ia mengatakan, "Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah, kami dari KontraS mengkonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment."

Ia menambahkan bahwa KontraS belum dapat menyampaikan informasi lebih rinci terkait rekam medis korban karena penjelasan medis resmi akan disampaikan langsung oleh pihak rumah sakit.

Ia mengatakan, “Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis tidak hanya berkaitan dengan mata saja, berkaitan dengan kulit dan lain sebagainya tapi itu nanti jawabannya akan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit gitu ya.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Gratis Pelindo Fasilitasi 4.030 Masyarakat dengan 73 Bus ke Sejumlah Kota
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil Liga Inggris, Klasemen, dan Top Skor: MU Mantap 3 Besar, Liverpool Salip Chelsea Meski Imbang Mengecewakan
• 21 jam laluharianfajar
thumb
2 Truk Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak, 1 Orang Terluka
• 10 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Targetkan Penyintas Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tidak Rayakan Lebaran di Tenda Darurat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Resmi! Bulgaria Umumkan Skuad untuk FIFA Series 2026 di Jakarta: Siap Bertemu Timnas Indonesia di Final?
• 6 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.