5.484 Rusun Nempel Stasiun Dibangun di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) memulai pembangunan rumah susun (rusun) berbasis Transit Oriented Development (TOD) di empat kota besar di Indonesia. Proyek ini akan menghadirkan 5.484 unit hunian yang terintegrasi langsung dengan kawasan stasiun.

Empat kota yang menjadi lokasi pembangunan rusun TOD tersebut yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Rinciannya meliputi 2.200 unit di Stasiun Manggarai, 753 unit di Stasiun Kiaracondong, 1.042 unit di kawasan sekitar RSUP Dr Kariadi Semarang, serta 1.489 unit di Stasiun Surabaya Gubeng.

Baca Juga :

Dukung Program 3 Juta Rumah, Satgas Perumahan Terima Hibah Lahan 30 Ha di Cikarang
Groundbreaking pembangunan 2.200 unit rusun TOD di Stasiun Manggarai dilakukan pada Senin, 16 Maret 2026. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada awal 2027.

"Pada acara ini, kita akan pencanangan juga untuk 3 lokasi lainnya, yaitu di Bandung di Stasiun Kiaracondong itu nantinya akan menempati lahan sebesar 7.600 meter persegi dengan total hunian 753 unit hunian yang terdiri dari 2 tower. Di Semarang (sekitar RSUP) Dr Kariadi itu 1,2 hektare yang akan dibangun 1.042 unit hunian 2 tower 42 lantai. Di Surabaya lokasi Stasiun Gubeng 1.489 unit hunian, 2 tower 52 lantai, menempati 1,2 hektare lahan," kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, dalam rilis resmi diterima di Jakarta, pada Senin, 16 Maret 2026.

Pembangunan rusun tersebut merupakan bagian dari program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bobby menambahkan, KAI memiliki lahan seluas sekitar 320 juta meter persegi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin. (Istimewa)

Lahan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis TOD yang mendukung mobilitas perkotaan. Di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), lahan milik KAI diperkirakan berpotensi dibangun hingga 131 ribu unit rusun TOD.

"Tentunya, melalui pengembangan kawasan berbasiskan stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi, hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan," jelas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim Sebut Indonesia Nomor Dua Kasus TBC di Dunia, Permukiman Kumuh Jadi Pemicu
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Harga emas Antam Senin ini turun Rp5.000 ke angka Rp2,992 juta/gr
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Emiten Afiliasi Saratoga - Boy Thohir (EMAS) Jual 16 Kg Emas ke Antam
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret 2026 Turun Jadi Rp2,99 Juta per Gram
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Usul Gaji Pejabat Dipangkas, Sejumlah Fraksi di DPR Respons Beri Dukungan
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.