Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Aceh, VIVA –Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan sosial (bansos) bagi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Seremoni penyerahan bantuan berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin 16 Maret 2026. 

Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp100.975.850.000. Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana. Penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Baca Juga :
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
Arus Mudik 2026 Diprediksi Mulai 18 Maret, Mendagri Tito Pantau Langsung Kesiapan Pelabuhan Merak

Rincian bansos tersebut meliputi Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi 7.643 kepala keluarga (KK) senilai Rp38.215.000.000. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 28.831 jiwa sebesar Rp38.921.850.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama tiga bulan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan isi hunian atau perabot rumah tangga bagi 7.643 KK dengan total nilai Rp22.929.000.000. Pemerintah turut menyerahkan santunan kepada ahli waris bagi 60 jiwa dengan nilai Rp900.000.000, serta santunan bagi korban luka berat untuk dua jiwa dengan total Rp10.000.000. Selain Kemensos, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga menyerahkan 2.000 paket peralatan rumah tangga kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur.

Tito berharap, selain membantu penanganan pascabencana, bantuan tersebut dapat memulihkan perekonomian masyarakat terdampak. Terlebih, pascabencana pertumbuhan ekonomi seperti di Provinsi Aceh masih belum sepenuhnya pulih. Karena itu, diperlukan berbagai upaya pemulihan, termasuk melalui penyaluran bansos.

Ia mengatakan, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan untuk mempercepat pemulihan. Hal ini seperti bantuan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Pemerintah juga menambah dana Transfer ke Daerah (TKD) ke seluruh daerah di tiga provinsi terdampak dengan total Rp10,6 triliun.

Tito menegaskan, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya pemulihan terhadap daerah terdampak. “Sambil kita melakukan perbaikan-perbaikan, usaha-usaha yang lainnya, semua bidang,” ujarnya.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf berharap penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya. Bantuan ini diberikan berdasarkan data yang dilaporkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Baca Juga :
Lebih dari Rp500 Miliar Tersalurkan untuk Perbaikan Rumah Penyintas Bencana Sumatera
Pulihkan Konektivitas, Perbaikan Jalan dan Jembatan Fungsional Jadi Fokus Satgas PRR
Percepatan Huntara Hingga Penyaluran DTH Jadi Strategi Kunci Satgas PRR Relokasi Pengungsi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kritik MBG, Acha Septriasa Kena Sorot Warganet
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Pantau BBJ, Menhub temukan banyak jasa angkutan logistik langgar SKB
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 17 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Emil Audero Tembus 200 Laga Serie A, Tapi Blunder Ini Bikin Media Italia Menyindir
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Olah TKP Rumah Inara Rusli Terkait Laporan Dugaan Perzinaan
• 21 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.