Jejak Pelarian Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Terbongkar! Sempat Ganti Pakaian saat Kabur Lalu Berpencar

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Tim gabungan dari aparat kepolisian mendapatkan jejak pelarian para pelaku yang menyiramkan air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengatakan bahwa timnya telah melakukan pemetaan rute pelarian para pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang telah didapatkan di sejumlah titik.

Baca Juga :
DPR Panggil Polri dan KontraS Usai Lebaran, Bahas Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus

Adapun berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV yang didapat, para pelaku setelah melakukan aksinya berpencar di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

“Pelaku melarikan diri dengan dua sepeda motor dan berpencar ke arah yang berbeda," kata dia, Senin, 16 Maret 2026.

Dua pelaku melarikan diri dengan melawan arus dari Jalan Salemba menuju kawasan Senen, dan selanjutnya bergerak melalui Jalan Kramat Raya menuju kawasan Gondangdia hingga akhirnya ke wilayah Jakarta Selatan.

Sedangkan dua pelaku lainnya melarikan diri melalui jalur berbeda menuju kawasan Matraman hingga Jatinegara. Melalui rekaman CCTV, mereka terdeteksi bergerak ke arah Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur.

Saat melarikan diri itu, diketahui juga bahwa salah satu pelaku terindikasi sempat berganti pakaian untuk menghilangkan jejaknya.

Melalui analisis lebih lanjut terhadap rekaman CCTV dan juga perangkat komunikasi, para pelaku diduga berpencar menuju beberapa wilayah, antara lain Kalibata, Ragunan, hingga Bogor.

Tim gabungan yang melibatkan penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Badan Reserse Kriminal Polri itu terus menganalisis rekaman pengawas di sepanjang jalur yang diduga dilalui para pelaku.

“Sebanyak 86 titik CCTV kami analisis dengan total 2.610 rekaman video berdurasi sekitar 10.320 menit,” kata Iman.

Lebih lanjut, Iman menyampaikan bahwa seluruh rekaman CCTV yang didapat itu dari berbagai sumber, mulai dari kamera tilang elektronik, milik pemerintah daerah, hingga CCTV milik warga dan perkantoran.

“Kami sangat bersyukur dengan banyaknya CCTV yang terpasang di jalur-jalur utama maupun di jalur-jalur alternatif yang ada di wilayah Jakarta, ini sangat membantu pengungkapan atau proses penyelidikan dan penyidikan yang kami lakukan,” kata Iman.

Baca Juga :
Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Kumpulkan 2.610 Rekaman Video dari 86 CCTV
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Sebut Pelaku 4 Orang Naik 2 Motor
Foto Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Viral, Polisi Sebut Rekayasa AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Jepang Lepas 80 Juta Barel Cadangan Minyak
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Panas Terik Melanda Jakarta, Pemprov DKI Ingatkan Bahaya Dehidrasi hingga Heatstroke
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Bank BJB (BJBR) Kantongi Laba Rp1,15 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp221,4 Triliun
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.