Polisi: Andrie Yunus Diikuti Terduga Pelaku Penyiraman Sejak di Kantor YLBHI

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Polisi mengungkapkan keempat terduga pelaku penyiraman air keras, telah mengikuti Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus sejak dari Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang berada di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

"Dari LBH Jakarta (YLBHI) rekan-rekan sekalian, sudah mulai para pelaku mengikuti korban ketika korban selesai acara di LBH Jakarta (YLBHI). Mengikuti terus pergerakan korban," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3).

Iman mengatakan, setelah Andrie selesai mengisi siniar (podcast) dari Kantor YLBHI, ia sempat mengisi bahan bakar kendaraannya di SPBU Cikini Raya. Pada kesempatan ini, Iman mengungkapkan para pelaku menunggu Andrie di depan KFC Cikini.

"Korban ini tidak langsung menuju ke tempat kejadian perkara, namun sempat mengisi bahan bakar dulu di SPBU Cikini Raya. Dan diikuti oleh pelaku," kata Iman.

"Selanjutnya, diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor, menunggu korban di depan KFC Cikini," imbuhnya.

Setelah itu, Iman mengatakan, Andrie berputar balik menuju Jalan Pangeran Diponegoro dan melaju ke Jalan Salemba I. Sepanjang jalan ini, Andrie terus diikuti hingga kemudian terjadi penyiraman terhadapnya.

"Kemudian (terduga pelaku) mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Pangeran Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba I. Nah saat kejadian, pada pukul 23.37 di Jalan Salemba I persimpangan Jalan Talang wilayah Jakarta Pusat, di sana tempat kejadian perkara terjadi," tutur Iman.

Iman mengaku, sebelum para terduga pelaku mengikuti Andrie, mereka teridentifikasi dari Jakarta Selatan menuju kawasan sekitar depan Stasiun Gambir sebagai titik kumpul para terduga pelaku.

"Pergerakan para terduga pelaku terdeteksi melalui beberapa titik kamera pengawas dengan jalur dimulai dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Merdeka Timur atau sekitar depan Stasiun Gambir," ungkap Iman.

Iman juga menggambarkan rute yang ditempuh para terduga pelaku tersebut berdasarkan pantauan kamera CCTV di seluruh titik di Jakarta.

Sejak sore hari, para terduga pelaku menyusuri Jalan Ir. H Juanda, Jakarta Pusat lalu ke arah wilayah kawasan Tugu Tani. Baru setelah itu, para terduga pelaku menuju Kantor YLBHI.

"Dari Jalan Ir. H. Juanda para pelaku menuju Jalan Medan Merdeka Barat. Dari Jalan Medan Merdeka Barat selanjutnya menuju kawasan Tugu Tani. Kemudian dari Tugu Tani selanjutnya berputar haluan menuju Jalan Medan Merdeka Timur dan selanjutnya menuju LBH Jakarta," sebut Iman.

Setelah para pelaku melakukan aksi penyiraman, mereka kabur ke arah yang berbeda. Kendaraan pertama yang melakukan penyiraman bergerak ke Jakarta Selatan.

"Melawan arus dari Jalan Raya Salemba menuju Senen. Kemudian dari Senen menuju Jalan Kramat Raya, Jalan Kramat Raya menuju Tugu Tani, dan dari Tugu Tani selanjutnya bergerak ke arah Stasiun Gondangdia. Nah dari Gondangdia ini menuju wilayah Jakarta Selatan," tutur Iman.

Sementara itu, kedua terduga pelaku dalam motor yang lain tidak melawan arus seperti motor pertama. Melainkan lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2 dan bergerak ke arah Jakarta Timur.

"Tidak berputar arah tapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Dari Jalan Pramuka Sari 2 selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara. Selanjutnya ke Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur," ujar Iman.

Iman juga menyebutkan, berdasarkan rekaman CCTV, salah satu pelaku sempat mengganti pakaian dan melanjutkan kembali perjalanannya.

"Salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya," sebut Iman.

Selain itu, Iman juga mengatakan berdasarkan telaah atas jaringan komunikasi, para pelaku juga sempat berpencar ke Kalibata, Ragunan, hingga Bogor.

"Dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor," ujar Iman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Lebaran, ASDP Catat 126.276 Pemudik Tinggalkan Jakarta Menuju Sumatera
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Lengkap Diskon Tarif Tol Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026, Cikampek-Semarang Jadi Rp289 Ribu
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Antar 2.000 Pemudik Pulang Kampung
• 21 jam laludetik.com
thumb
H-5 Idulfitri, 5.500 Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Kalideres
• 1 jam lalusuara.com
thumb
KPK Geledah Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong, Sita Uang Tunai Rp1 Miliar
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.