Legislator Gerindra Desak Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Insiden tersebut dinilai sebagai bentuk teror yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum serta berpotensi mengancam ruang demokrasi dan keselamatan para pejuang hak asasi manusia.

Bimantoro yang merupakan kader dari partai yang diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara harus hadir memberikan perlindungan kepada siapa pun yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Sikap tegas terhadap aksi kekerasan, menurutnya, juga sejalan dengan arahan Prabowo yang menempatkan perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia sebagai bagian dari agenda pemerintahan.

Baca juga: Video Kondisi Aktivis KontraS Andrie Yunus yang Disiram Air Keras

Menurut Bimantoro, tindakan kekerasan terhadap aktivis yang selama ini aktif menyuarakan isu-isu HAM patut diduga sebagai bentuk intimidasi yang dapat melemahkan komitmen negara dalam melindungi hak-hak warga negara.

"Peristiwa ini patut dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap semangat pemerintah yang ingin memperkuat perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia di Indonesia. Karena itu negara harus hadir memberikan perlindungan kepada siapa pun yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Bimantoro dalam keterangannya, Senin (16/3/2026)

Sebagai anak buah Prabowo di parlemen, Bimantoro menilai aksi teror tersebut tidak hanya berdampak pada korban secara fisik, tetapi juga berpotensi menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat sipil yang selama ini aktif mengawal isu keadilan dan hak asasi manusia.

Baca juga: Polisi Uji Labfor Wadah Air Keras yang Disiram ke Aktivis KontraS

Ia juga meminta aparat penegak hukum bertindak cepat, transparan, dan profesional dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, kepolisian harus mampu mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Aparat kepolisian perlu segera mengungkap dan menangkap siapa pun yang terlibat, mulai dari pelaku utama hingga pihak yang merencanakan, memerintahkan, maupun membantu pelaksanaan aksi tersebut. Penegakan hukum yang tegas dan transparan sangat penting agar tidak ada ruang bagi tindakan teror terhadap aktivis atau masyarakat sipil," tegasnya.

Bimantoro menambahkan, pengungkapan kasus ini secara profesional sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia. Ia menegaskan bahwa negara harus memastikan keamanan para pembela HAM agar dapat terus menjalankan perannya dalam mengawal keadilan dan kemanusiaan.




(ega/akn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Desak Percepatan Investasi Proyek Abadi Masela
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Misteri Mobil Berdebu yang Lama Terparkir di Pinggir Jalan Tangerang, Warga Curiga
• 12 jam lalukompas.com
thumb
KPK Sita Mobil dan Uang Tunai Rp1 Miliar Terkait Kasus Suap Impor Barang di Bea Cukai
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Israel Balas Lebanon! Serangan Udara Hantam Apartemen di Sidon, 4 Orang Tewas
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Ayam di Banyumas Mulai Naik
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.