Polisi Pastikan Foto AI Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Hoax

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap upaya mengaburkan penyelidikan dari pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan upaya pengaburan itu dilakukan dengan menyebarluaskan gambar yang dibuat oleh kecerdasan buatan alias Ai.

Iman menambahkan, hal tersebut dilakukan karena pelaku mulai panik setelah CCTV saat kejadian penyiraman tersebar luas.

"Dengan beredarnya video TKP ini sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik, pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan mengedarkan gambar atau rekayasa AI," ujar Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Dia menambahkan, penyerbarluasan foto Ai ini diduga bertujuan untuk mengaburkan fakta hukum yang telah diperoleh penyelidik.

Oleh sebab itu, Iman menegaskan bahwa foto pelaku yang dibuat Ai dan disebarluaskan di media sosial merupakan hoaks.

Baca Juga

  • Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
  • Polda Metro Jaya Buka Posko Aduan Kasus Penyiraman Aktivis Kontras Andrie Yunus
  • Dedi Mulyadi Kutuk Aksi Teror Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Andri yunus

"Dapat kami pastikan foto tersebut adalah hoax, karena itu hasil rekayasa Ai," pungkasnya.

Sekadar informasi, insiden penyerangan terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB. Kala itu, dia telah mengikuti kegiatan penyiaran untuk membahas soal Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di kantor YLBHI, Jakarta.

Kemudian, saat dalam perjalanan melintasi Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat. Tiba-tiba, Andrie Yunus mendapatkan serangan dengan menggunakan air keras oleh orang tidak dikenal yang mengendalikan sepeda motor.

Alhasil, kejadian itu telah memberikan luka fatal bagi Andrie Yunus. Dalam hal ini, setidaknya sejumlah tubuh korban yang mengalami luka yakni area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata dengan total luka bakar 24%.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ICEL dan PWYP Tunjuk Pasal-Pasal Berisiko Lingkungan di Perjanjian Dagang RI-AS
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
IHSG Merosot 1,36% ke Level 7.040, Saham Grup Lippo LPKR dan LPCK Tersungkur
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemudik diingatkan tak lupa makan sahur
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Toulouse Menang Dramatis 4-3 atas Metz, Lyon Ditahan Imbang Le Havre
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Korea Utara Uji Coba Peluncur Roket Multi Laras, Kim Jong Un Pamer Senjata Baru?
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.