Terungkap Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Buntuti Korban dari Kantor YLBHI

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Kini terungkap pergerakan pelaku selama peristiwa terjadi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan saat ini sudah mendapatkan 86 rekaman CCTV terkait peristiwa tersebut.

"Dari 86 titik kamera pengawas yang kami analisa terdapat 2.610 rekaman video dengan total durasi sekitar 10.320 menit,” kata Iman, Senin (16/3/2026).

Berdasarkan pemeriksaan terhadap kamera CCTV, polisi menemukan bahwa para pelaku bergerak dari arah Jakarta Selatan. Mereka kemudian berkumpul di Jalan Merdeka Timur, tepatnya dekat Stasiun Gambir.

Pelaku kemudian terpantau melintasi sejumlah ruas jalan seperti Jalan Ir H Juanda, hingga kawasan Tugu Tani kemudian ke arah Cikini.

Diduga para pelaku mulai mengikuti Andrie Yunus ketika korban selesai berkegiatan di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Korban diketahui sempat mengisi bensin di SPBU Cikini sebelum kemudian melanjutkan perjalanannya menuju ke rumahnya.

Sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB, para pelaku terlihat berada di area SPBU tersebut dan menunggu momen untuk melakukan aksinya.

Adapun penyiraman air keras terjadi pada Kamis (16/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

“Di sana tempat kejadian perkara terjadi dan kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu proses penyelidikan dan penyidikan,” katanya.

Di dalam CCTV yang didapatkan pihak kepolisian, terungkap pula rute pelarian setelah para pelaku melakukan penyiraman air keras.

Diketahui, jumlah pelaku adalah empat orang dengan dua kendaraan sepeda motor. Setelah melancarkan aksinya, mereka kemudian berpencar.

Dua pelaku terpantau melarikan diri menggunakan sepeda motor, melawan arus dari Jalan Salemba ke arah Senen. Kemudian, mereka begerak ke Kramat Raya hingga Gondangdia dan berakhir menuju Jakarta Selatan.

Kemudian, dua pelaku lainnya kabur ke arah berbeda melalui kawasan Matraman hingga Jatinegara. Mereka kemudian menuju arah Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur.

Polisi juga menemukan salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelariannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Minta Tradisi Lempar Koin Jembatan Sewo Indramayu Dihentikan Saat Mudik
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Bentrok Pelajar di Bandung Berujung Maut
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kemendikdasmen Sediakan Buku Gratis di Stasiun Gambir, Dukung Literasi Keluarga saat Mudik 2026
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Fraksi-fraksi di DPR Kompak Minta Polri Ungkap Kasus Air Keras ke Andrie Yunus
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Klasemen Super League: Persib Bandung nyaman di posisi puncak
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.