Mendag Pastikan Stok Pangan Lebaran Aman

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Jakarta

Pemerintah memperketat pengawasan harga di 550 pasar tradisional guna menjaga stabilitas pasokan menjelang Idulfitri 1447 H.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa persediaan kebutuhan pokok nasional menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H berada dalam kondisi mencukupi dengan harga yang relatif terkendali. 

Pernyataan tersebut disampaikan usai pemantauan langsung terhadap distribusi dan fluktuasi harga di tingkat pedagang pasar.

Dalam peninjauan di Pasar Rawasari, Jakarta, Senin 16 Maret 2026, Budi menjelaskan bahwa langkah turun ke lapangan merupakan strategi proaktif pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar. 

Kehadiran otoritas di pusat perbelanjaan rakyat diharapkan mampu memberikan dampak psikologis agar para pedagang tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.


Foto: Ilustrasi TVRINews

"Pengecekan ke pasar secara psikologis dapat memengaruhi pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak atau menjual di atas HET. Langkah ini akan terus kami lakukan secara konsisten," ujar Budi.

Evaluasi Harga Komoditas Utama 

Berdasarkan data lapangan, mayoritas komoditas strategis masih berada pada koridor harga wajar. 

Daging ayam ras tercatat stabil di angka Rp40.000 per kilogram, sementara bawang merah dipasarkan seharga Rp40.000 per kilogram, masih di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp41.500.

Untuk sektor minyak goreng, produk subsidi pemerintah yakni Minyakita terpantau dijual seharga Rp15.700 per liter. 

Budi menambahkan bahwa pemerintah juga terus mendorong ketersediaan merek alternatif (second brand) guna memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

"Kami ingin masyarakat memiliki opsi yang beragam. Tidak hanya Minyakita, tetapi juga minyak goreng merek lain dengan harga yang tetap terjangkau," tambahnya.

Antisipasi Lonjakan Permintaan 

Meskipun secara umum stabil, Kementerian Perdagangan mencatat adanya kenaikan tipis pada harga cabai rawit dan telur ayam. 

Fenomena ini dinilai sebagai dampak wajar dari meningkatnya permintaan masyarakat menyongsong periode Lebaran.

Guna memitigasi risiko lonjakan harga yang ekstrem, pemerintah mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem ini mengintegrasikan data dari 550 titik pasar di seluruh wilayah Indonesia setiap harinya.

Data Harga Rata-Rata Nasional (per 13 Maret 2026):

•    Beras Medium: Rp13.680/kg
•    Beras Premium: Rp15.342/kg
•    Minyakita: Rp15.872/liter
•    Daging Ayam Ras: Rp40.462/kg
•    Telur Ayam Ras: Rp30.879/kg
•    Cabai Rawit: Rp78.079/kg

Pemerintah berkomitmen untuk terus memonitor kontribusi pasokan dari berbagai daerah demi memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi hingga hari raya tiba.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelatih Persija: Tim Tetap Kompetitif Meski Hasil Kurang Memuaskan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Masa Mudik Lebaran, KA Lokal Rangkasbitung-Merak Hanya Sampai Cilegon
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mitos Terpatahkan, HP 2 Jutaan Kini Mampu Dukung Multitasking Harian
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Top 3 News: Taman Bendera Pusaka di Jaksel Resmi Dibuka, Intip Sejarah Penamaan dan Fasilitasnya
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Pantura Jadi Fokus Utama Polres Pekalongan Kota Amankan Arus Mudik Lebaran
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.