Output industri bernilai tambah China sebuah indikator ekonomi penting, naik 6,3 persen secara tahunan dalam dua bulan pertama 2026.
IDXChannel - Output industri bernilai tambah China sebuah indikator ekonomi penting, naik 6,3 persen secara tahunan dalam dua bulan pertama 2026.
Menurut data dari Biro Statistik Nasional (NBS), laju pertumbuhan ini 1,1 poin persentase lebih cepat daripada Desember tahun lalu.
Pada Februari, output industri tumbuh 0,83 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dilansir dari Xinhua pada Senin (16/3/2026), output industri digunakan untuk mengukur aktivitas perusahaan besar, masing-masing dengan pendapatan bisnis utama tahunan setidaknya 20 juta yuan (Rp49 miliar)
Analisis data menunjukkan bahwa output bernilai tambah sektor pertambangan meningkat sebesar 6,1 persen secara tahunan dalam periode dua bulan tersebut, sementara sektor manufaktur tumbuh sebesar 6,6 persen.
Sementara itu, penjualan ritel barang konsumsi di China naik 2,8 persen secara tahunan pada dua bulan pertama 2026.
Laju pertumbuhan ini 1,9 poin persentase lebih cepat daripada pertumbuhan yang tercatat pada Desember 2025.
(Wahyu Dwi Anggoro)





