JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan ratusan rumah warga akan direnovasi melalui program Bedah Rumah pada 2026.
Program ini dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis DKI Jakarta sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan program tersebut direncanakan menyasar sekitar 663 rumah.
“Kita merencanakan 600-an rumah (akan dibedah). Dan yang di tahun 2025 sudah terlaksana semuanya sebanyak 445 rumah,” kata Pramono saat dijumpai di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).
Pramono menegaskan dukungannya agar target renovasi rumah tersebut bisa tercapai. Menurut dia, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang dihimpun Baznas/Bazis agar benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Hujan Lebat 17-18 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Indonesia Waspada Cuaca Ekstrem
“Sebagai bagian bentuk transparansi, maka kenapa saya termasuk yang mendorong, menyetujui untuk bedah rumah ini diperbanyak, supaya dana yang terkumpul dari Baznas/Bazis itu betul-betul termanfaatkan untuk masyarakat atau rakyat yang kurang beruntung,” ujar Pramono dikutip Antara.
Cara Warga Mendaftar Program Bedah Rumah
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Baznas/Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut. Ia menyebutkan proses pengajuan dilakukan melalui perangkat wilayah setempat.
“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan program bedah rumah itu melapor kepada RT, RW, kemudian sampai ke kelurahan. Nanti lurah akan melaporkan melalui kepala pelaksana wilayah masing-masing. Kalau Jakarta Pusat, kepala pelaksana Jakarta Pusat, bersama wali kotanya," ucap Abubakar.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bedah rumah
- rumah warga
- baznas jakarta
- program sosial
- renovasi rumah
- pemprov dki





