Jalur Mudik Padat Merayap, Ketibaan Bus di Terminal Kudus Molor

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketibaan armada bus di Terminal Induk Jati Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami keterlambatan atau molor dua hingga tiga jam pada Senin (16/3) pagi.

Pantauan di area Terminal Induk Jati Kudus pada Senin (16/3) pukul 05.08 WIB menunjukkan ada empat unit armada bus yang sudah tiba di terminal. Para penumpang yang datang mengaku terlambat dua hingga tiga jam dari jadwal yang seharusnya.

Penumpang bus, Wahid, menyampaikan ketibaannya di Terminal Induk Jati Kudus mengalami keterlambatan tiga jam. Ia berangkat dari Karawang pada pukul 21.30 WIB dan transit di Terminal Kudus sebelum menuju Pati.

“Biasanya sampai Kudus sekitar jam 02.00 WIB lebih sedikit. Tetapi ini molor sampai jam 05.00 WIB lebih. Tadi ada kemacetan di Tol Subang,” katanya, Senin (16/3).

Ia tak mempermasalahkan keterlambatan ketibaan tiga jam tersebut. Baginya yang terpenting selamat sampai tujuan. Rencananya ia mudik ke Pati selama sepuluh hari.

“Tidak apa-apa molor, tahun lalu juga molor karena ada kemacetan,” ucapnya.

Sementara itu, ia menyebut adanya kenaikan harga tiket. Harga tiket armada bus tipe eksekutif yang dinaikinya Rp 500 ribu.

“Biasanya Rp 360 ribu tetapi sekarang sudah Rp 500 ribu,” ucapnya.

Penumpang bus lainnya, Eko, juga mengalami hal yang sama. Ia mudik dari Tangerang ke Pati. Menurutnya jadwal ketibaan molor selama dua jam.

“Padat merayap di Tol Cipali. Ketibaan di Terminal Kudus molor dua jam dari biasanya. Di Terminal Kudus transit dahulu, kemudian melanjutkan ke Pati,” ucapnya.

Ia juga merasakan kenaikan harga tiket. Biasanya harga tiket yang diperolehnya Rp 300 ribu untuk tipe sleeper. Namun saat ini sudah mengalami kenaikan menjadi Rp 500 ribu.

“Tiket sudah naik, tipe bus sleeper saat ini seharga Rp 500 ribu,” imbuhnya.

Keterlambatan ketibaan juga dialami Advin. Ia berangkat dari Cikarang pukul 22.00 WIB hendak menuju Pati.

“Ada keterlambatan tiba sekitar satu jam,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Operasional PO Shantika, Hartotok Priyo Wiyono, mengatakan arus mudik mulai ramai sehingga menyebabkan keterlambatan ketibaan beberapa jam dari jadwal semula. Ia menyampaikan beberapa armada PO Shantika juga ada yang terlambat tiba di terminal.

“Sudah mulai padat merayap walaupun belum terlalu padat. Akibatnya berpengaruh terhadap ketibaan armada bus ke terminal sampai beberapa jam,” jelasnya.

Ia memprediksi kemungkinan terjadi puncak arus mudik pada 17 dan 18 Maret 2026. Pada momen tersebut sejumlah karyawan dan siswa sekolah sudah memasuki masa liburan sehingga diperkirakan bakal menambah kepadatan arus mudik.

“Kalau puncak arus balik diprediksi 27 Maret ke atas,” ucapnya.

Terpisah, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Jati Kudus, Eli Risandi, menyampaikan kondisi jalur mudik sudah mulai padat merayap di beberapa titik, termasuk dari arah Jabodetabek menuju Jawa Tengah.

“Sudah mulai terlihat kepadatan di jalan raya maupun jalan tol. Imbasnya jadwal armada bus menjadi molor,” katanya, Senin (16/3).

Ia memprediksi pada Selasa (17/3) terjadi puncak arus mudik. Jumlah armada bus saat ini sudah mengalami kenaikan sekitar 80 hingga 100 armada bus per hari. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan hari biasa yang sekitar 60 armada bus per hari.

“Intensitas kenaikan armada bus sudah terjadi sejak akhir pekan lalu sampai nanti menjelang Lebaran Idulfitri,” imbuhnya.

Keterlambatan ketibaan armada bus ke terminal juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, Mundir. Ia menjelaskan kondisi jalur mudik saat ini mulai terlihat kepadatan arus lalu lintas.

“Keterlambatan ketibaan bus dikarenakan jalur mudik sudah dipadati kendaraan. Apalagi saat ini sudah libur sekolah,” terangnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mudik Lebaran. Mundir menyarankan pemudik beristirahat ketika kelelahan.

“Manfaatkan posko Lebaran untuk beristirahat. Di Kabupaten Kudus ada tiga posko, silakan dimanfaatkan untuk beristirahat,” terangnya.

Sementara itu, warga Kabupaten Kudus yang mengikuti program mudik gratis kloter pertama dari Jakarta sudah tiba di Kota Kretek pada Minggu (15/3) malam dengan lima armada bus. Masing-masing armada bus membawa 50 penumpang. Rencananya kloter kedua tiba hari ini sebanyak tujuh armada bus.

“Kloter kedua program mudik gratis untuk warga Kudus tiba hari ini. Total ada 12 armada bus dalam program mudik gratis,” imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei Princeton-SMRC: Berhenti Main Medsos dengan Keluarga, Mental Lebih Sehat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Gaspoll Sahur: Allah Tahu yang Terbaik Untukmu
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Minyak Berpotensi Lanjut Naik, Analis Soroti Risiko Penutupan Selat Hormuz
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Sahroni Dukung Potong Gaji Menteri-DPR Demi Efisiensi APBN
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Menkes Dorong Transparansi Harga Obat di Setiap Rumah Sakit
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.