JOMBANG, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur menjadi korban pencurian yang diduga dilakukan oleh asisten rumah tangga (ART) yang baru bekerja sekitar enam bulan. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan perhiasan emas seberat sekitar 25 gram dengan nilai lebih dari Rp60 juta.
Korban bernama Gumilar Wahyuning Ilahi, warga Perumahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Dia mengaku kehilangan sejumlah perhiasan emas setelah mempekerjakan seorang ART yang direkrut dari pihak yang tidak dikenal.
Menurut Gumilar, pelaku diduga memiliki modus dengan mengganti perhiasan emas miliknya menggunakan perhiasan palsu agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Gumilar baru menyadari kehilangan tersebut saat hendak mengganti anting yang biasa ia kenakan. Saat membuka kotak perhiasan, ia terkejut karena anting yang disimpannya sudah tidak ada dan digantikan dengan perhiasan emas mainan.
"Pas mau ganti anting saya curiga kok barang saya tidak ada, lalu saya lihat suratnya juga tidak ada. Diganti dengan imitasi emas palsu dan itu mirip," ujar Gumilar Wahyuning Ilahi.
Awalnya, Gumilar sempat mengira dirinya hanya teledor. Namun beberapa hari kemudian, perhiasan emas lain miliknya juga diketahui hilang.
Kecurigaan semakin kuat setelah pemilik toko emas tempat Gumilar biasa membeli perhiasan memberi informasi bahwa ada seorang wanita yang menjual emas atas nama dirinya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Gumilar langsung menanyakan hal itu kepada ART yang bekerja di rumahnya. Dari hasil interogasi, ART tersebut mengakui telah lebih dari 14 kali melakukan pencurian perhiasan di rumah majikannya.
Usai kejadian itu, Gumilar segera melaporkan mantan ART tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku segera ditangkap agar tidak kembali mencari korban dengan berpura-pura melamar pekerjaan sebagai asisten rumah tangga.
Original Article




