Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Pekalongan
Terminal Bus Pekalongan mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Mengantisipasi kondisi tersebut, otoritas terminal memperketat pengawasan melalui ramp check armada dan pemeriksaan kesehatan kru bus guna menjamin keselamatan pemudik yang tiba di Kota Batik.
Kepala Terminal Bus Pekalongan, Sunarno, menjelaskan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan Polres Pekalongan dan Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan lancar.
"Kami mengadakan pemeriksaan kesehatan untuk kru dan penumpang, terutama bagi pengemudi yang difasilitasi oleh Dokkes Polres Kota Pekalongan," ujar Sunarno saat ditemui di Terminal Pekalongan, Senin 16 Maret 2026.
Selain itu, posko pemantauan juga telah disiagakan di area terminal dan Masjid Al-Fairuz.
Berdasarkan data operasional terbaru, aktivitas pergerakan di Terminal Pekalongan tercatat sebagai berikut:
* Kedatangan: 143 bus dengan total 969 penumpang.
* Keberangkatan: 149 bus dengan total 762 penumpang.
Sunarno mengonfirmasi adanya tren peningkatan volume yang lebih tinggi dari periode mudik tahun lalu.
Lonjakan penumpang diprediksi mencapai puncaknya pada 17 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, Terminal Pekalongan dijadwalkan menerima rombongan mudik gratis dari DKI Jakarta.
"Diperkirakan puncak kedatangan besok, 17 Maret. Kami akan menerima 4 bus dari Kemenhub dan 12 bus dari Dishub DKI, termasuk 1 bus yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas," tambahnya.
Fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, kursi roda, toilet, mushola, hingga ruang laktasi telah disiapkan untuk menyambut pemudik. Sunarno juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap barang bawaan dan tidak tergiur bujuk rayu calo di luar area terminal.
Editor: Redaksi TVRINews





