Minat Institusional Jadi Penyelamat Harga Bitcoin Bertahan di Level USD70 Ribu

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Harga bitcoin menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pada Minggu (15/3) karena mata uang kripto terbesar di dunia ini berjuang untuk mempertahankan posisinya di atas angka USD70 ribu.

Aset digital ini sedang menghadapi risiko yang ditandai dengan ketegangan geopolitik yang ekstrem dan penarikan diri yang lebih luas dari aset spekulatif di pasar negara berkembang dan negara maju.

Mengutip Investing.com, Senin, 16 Maret 2026, tingkat dukungan dan ketahanan institusional mendorong bitcoin diperdagangkan pada harga USD71.520,2, mencerminkan pemulihan moderat dari titik terendah intraday baru-baru ini.

Aset kripto terkemuka ini telah mengalami penurunan signifikan dari puncaknya pada Oktober 2025 sebesar USD126 ribu, dan pelaku pasar mengincar kisaran USD73 ribu hingga USD75 ribu sebagai zona resistensi kritis yang dibutuhkan untuk memicu pembalikan tren yang berkelanjutan.
  Baca juga: Data Inflasi AS Stabil di 2,4%, Pasar Kripto Cermati Arah Kebijakan The Fed   Institusional tetap berhati-hati
Meskipun demikian, sentimen institusional tetap berhati-hati, meskipun para analis mencatat inisiatif kerja sama regulasi baru-baru ini antara lembaga-lembaga AS telah memberikan landasan dukungan struktural.

Indikator pasar saat ini menempatkan sentimen dengan kuat di wilayah 'ketakutan', mencerminkan kegelisahan yang terlihat di pasar saham global setelah penutupan Selat Hormuz.

Agar bitcoin terlepas dari penurunan pasar yang lebih luas, kemungkinan besar bitcoin perlu membuktikan ketahanannya sebagai lindung nilai 'emas digital' terhadap tekanan inflasi yang saat ini berasal dari harga minyak yang telah mencapai USD100 per barel.


(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
  Pergeseran ke arah 'penghindaran risiko'
Perjalanan mata uang kripto terkemuka tetap terikat pada perubahan lanskap makroekonomi di Timur Tengah. Seiring dengan melonjaknya biaya energi global dan kelas aset tradisional menunjukkan korelasi tinggi dengan berita utama geopolitik, peran bitcoin sebagai indikator utama ekosistem aset digital berada di bawah pengawasan ketat.

Para ahli pasar berpendapat meskipun pergerakan harga saat ini mengindikasikan fase konsolidasi, aset tersebut tetap rentan terhadap tekanan jual jika permusuhan regional semakin meningkat.

Divisi ritel dan institusional tetap fokus pada manajemen risiko. Disiplin menjadi hal yang sangat penting, sekaligus kegagalan untuk mempertahankan level support saat ini dapat menyebabkan pengujian ulang zona valuasi yang ditetapkan selama minggu-minggu yang lebih bergejolak di awal 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pusdalops: 4.843 korban bencana di Sumut masih mengungsi
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
XLSMART Berangkatkan 700 Peserta Program Mudik Bersama 2026
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Jasa Marga Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan ke Gerbang Tol Cileunyi untuk Hindari Kepadatan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Kaji WFH demi Hemat BBM, Ekonom Nilai Rasional
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Milan Sudah Siapkan Kontrak Baru untuk Modric
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.