JAKARTA, KOMPAS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meninjau pelayanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, Senin (16/3/2026), untuk memastikan layanan publik di sektor kesehatan tetap berjalan optimal menjelang periode libur Idul Fitri.
Dalam kunjungannya, Rini menegaskan pemerintah ingin memastikan pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan, tetap tersedia bagi masyarakat meskipun terdapat penyesuaian operasional selama masa libur.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik tetap optimal di masa hari raya, baik hari raya keagamaan maupun hari libur nasional. Dari informasi yang saya terima, Rumah Sakit Dharmais tetap memberikan layanan, meskipun untuk layanan rawat jalan dihentikan sementara pada tanggal 20 sampai 24,” ujar Rini, setelah peninjauan.
Baca juga: RI-Swedia Sepakati 4 Kerja Sama Kesehatan, RS Dharmais Bakal Dapat Rp 15,3 Miliar
Ia menjelaskan, meski layanan rawat jalan dihentikan sementara, layanan kegawatdaruratan tetap dibuka selama 24 jam karena layanan kesehatan merupakan layanan esensial bagi masyarakat.
“Untuk layanan emergensi tetap dilakukan selama 24 jam. Artinya rumah sakit tetap siap, karena kesehatan adalah layanan yang sangat esensial,” katanya.
Rini juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan kesehatan selama periode libur, karena rumah sakit tetap membuka pelayanan untuk kondisi darurat.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Kesehatan, tenaga medis, serta seluruh pegawai Rumah Sakit Kanker Dharmais yang tetap berdedikasi memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Kesehatan, khususnya Rumah Sakit Dharmais dan para dokter yang telah mendedikasikan pekerjaannya untuk melayani masyarakat,” tuturnya.
Baca juga: Kasus Campak Meningkat Pesat, Menkes Budi Minta Anak Segera Divaksin
Rini berharap layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan tetap berjalan optimal meskipun dalam masa penyesuaian kerja, sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.
Menkes pastikan pengembangan layanan RS DharmaisSementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan tetap beroperasi untuk menangani kasus darurat selama masa libur panjang.
Dari peninjauan yang dilakukan terlihat banyak pasien yang tetap datang berobat serta sejumlah inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh rumah sakit tersebut.
“Saya melihat banyak sekali pasien pada hari ini dan juga ada berbagai inovasi yang sudah dilakukan oleh Rumah Sakit Dharmais. Ke depan diharapkan layanan ini terus dikembangkan, termasuk pelayanan berbasis online sehingga data pelayanan bisa tersampaikan secara merata,” kata Budi, setelah peninjauan.
Budi menjelaskan, saat ini terdapat hampir 40 rumah sakit milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia. Selama periode libur panjang, rumah sakit tersebut tetap beroperasi untuk melayani pasien dengan kondisi darurat.
Menurutnya, layanan gawat darurat seperti pasien stroke, tindakan CT scan, hingga operasi untuk kasus pendarahan tetap berjalan seperti biasa.
“Selama liburan panjang sesuai arahan Presiden, seluruh rumah sakit Kementerian Kesehatan tetap beroperasi untuk tindakan emergensi. Misalnya pasien stroke masuk IGD, maka layanan IGD, CT scan, hingga operasi jika diperlukan tetap berjalan,” ujarnya.
Baca juga: Respons Menkes Saat Ditanya Kemungkinan Batalkan Pemecatan Dokter Piprim





