CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi mengesahkan rangkaian peraturan baru yang akan diterapkan pada putaran final Piala Dunia 2026.
Langkah ini diambil sebagai upaya tegas meminimalisir praktik mengulur waktu (time-wasting) yang kerap dilakukan pemain di tengah pertandingan.
Keputusan yang telah disahkan sejak 13 Maret lalu ini dijadwalkan mulai berlaku efektif sejak laga pembuka turnamen dimulai.
FIFA menekankan bahwa regulasi ini mencakup pengawasan ketat terhadap durasi pergantian pemain, lemparan ke dalam, tendangan gawang, hingga prosedur penanganan medis di lapangan.
Salah satu poin paling krusial adalah kewajiban pemain yang digantikan untuk meninggalkan area lapangan dalam waktu maksimal sepuluh detik.
Jika durasi tersebut dilampaui, tim bersangkutan harus menerima konsekuensi bermain dengan jumlah pemain yang kurang selama beberapa waktu.
Selain itu, pemain hanya diberikan waktu selama lima detik untuk melakukan lemparan ke dalam. Apabila pemain dianggap sengaja menunda, hak kepemilikan bola akan langsung dialihkan kepada tim lawan.
Terkait aspek kesehatan, FIFA menetapkan bahwa pemain yang menerima perawatan medis di dalam lapangan wajib segera keluar untuk observasi lebih lanjut.
Pemain tersebut baru diizinkan kembali merumput setelah menunggu jeda minimal satu menit di pinggir lapangan.
Melengkapi aturan tersebut, otoritas juga memperluas kewenangan Video Assistant Referee (VAR).
Teknologi asisten wasit video kini memiliki mandat untuk meninjau ulang keputusan wasit maupun hakim garis, terutama yang berkaitan dengan pemberian kartu serta penetapan tendangan sudut, guna memastikan keadilan di setiap momen krusial pertandingan.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi berbeda.
Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.




