- Tiga rumah di Mampang terbakar, empat belas jiwa mengungsi akibat korsleting listrik.
- Kebakaran hanguskan rumah di Jalan Kapten Tendean, kerugian capai ratusan juta rupiah.
- Tujuh belas unit pemadam padamkan kebakaran rumah tinggal di Kuningan Barat.
Suara.com - Insiden kebakaran melanda tiga rumah tinggal di kawasan Jalan Kapten Tendean, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/3/2026) malam.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga yang menjabat sebagai ketua RT mencium aroma terbakar yang menyengat dari salah satu rumah.
Warga yang menyadari adanya ancaman api segera melapor dengan mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat sekitar pukul 18.50 WIB.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan belasan armada menuju lokasi kejadian.
"Petugas mulai melakukan proses pemadaman sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal.
Guna menjinakkan kobaran api di area seluas 250 meter persegi tersebut, sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.
Selain armada, 68 personel diterjunkan ke lapangan untuk berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke permukiman padat penduduk di sekitarnya.
Setelah memastikan situasi terkendali, pihak Gulkarmat menyatakan operasi pemadaman resmi berakhir pada pukul 20.26 WIB.
Akibat musibah ini, sebanyak lima kepala keluarga dengan total 14 jiwa terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Baca Juga: Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tegas Asril.
Adapun total kerugian materiil dari peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut ditaksir mencapai Rp351,5 juta.



