KPK Buka Kemungkinan Jerat Pihak Swasta Sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji

okezone.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menjerat pihak swasta sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut.

Menurut laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus ini diduga telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp622 miliar.

“Jadi, ditunggu saja terkait dengan tersangka dari pihak swasta,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dikutip Minggu (15/3/2026).

Baca Juga :
Kasus Kuota Haji Seret Gus Yaqut, Begini Respons Cak Imin

Dalam perkara ini, KPK telah menahan Gus Yaqut. Konstruksi perkara pun menyebutkan sejumlah pihak swasta.

“Sampai saat ini kita masih melengkapi terkait dengan kecukupan alat bukti. Nanti akan kita sampaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK secara resmi menahan eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) alias Gus Yaqut pada Kamis (12/3/2026). Penahanan ini dilakukan setelah tim penyidik Lembaga Antirasuah memeriksa Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024.

Baca Juga :
Yaqut Ditahan, KPK Sita Aset Senilai Rp100 Miliar Lebih Terkait Korupsi Kuota Haji

“Kemudian pada hari ini, KPK melakukan penahanan terhadap tersangka saudara YCQ,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers.

Ia mengungkapkan, Gus Yaqut ditahan untuk 20 hari pertama, yakni pada 12–31 Maret 2026. “Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Siap Perang Panjang Lawan Amerika Serikat dan Israel, Apa Strateginya? Begini Perkembangannya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Aksi Sosial Iptu Nyarna di Bengkulu: Gerakan Sedekah hingga Bedah Rumah
• 15 jam laludetik.com
thumb
Penyesuaian Operasional Transportasi di Bali Jelang Hari Raya Nyepi 2026 untuk Hormati Catur Brata Penyepian
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Polri Harus Berikan Kinerja Terbaik
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.