KPK Pastikan Penindakan Tetap Berjalan Meski Libur Lebaran

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

KPK mewanti-wanti penyelenggara negara hingga kepala daerah untuk tidak melakukan praktik korupsi karena akan terus penindakan selama libur Lebaran 2026.

KPK Pastikan Penindakan Tetap Berjalan Meski Libur Lebaran. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti penyelenggara negara hingga kepala daerah untuk tidak melakukan praktik korupsi. Lembaga Antirasuah memastikan penindakan akan terus berjalan meski memasuki libur Lebaran 2026.

Hal itu sebagaimana disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers penahanan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait pemerasan SKPD untuk THR pribadi dan Forkopimda. 

Baca Juga:
Usai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Mantan Menag Gus Yaqut Kenakan Rompi Oranye KPK

"Jangan berpikir bahwa kami karena lebaran terus kami mau mudik, pulang gitu ya dan membiarkan terjadinya tindak-tindak korupsi di rentang waktu ke depan ini, tidak. Kami akan tetap hadir untuk melakukan penindakan apabila masih bandel melakukan tindak pidana korupsi, seperti itu," kata Asep yang dikutip Minggu (15/3/2026). 

"Jadi jangan pikir 'wah mungkin nanti penyidik-penyidiknya pada mudik gitu ya', seperti itu, tidak," sambungnya. 

Baca Juga:
KPK Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi, Atur Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Diketahui, tiga kepala daerah terjaring dalam operasi tangkap tangan Lembaga Antirasuah selama Ramadan 2026.

Pertama, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang terjaring operasi senyap pada Selasa (3/3/2026). Ia kemudian ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan benturan kepentingan.

Baca Juga:
KPK Lakukan OTT, Bupati Cilacap Ditangkap

Selanjutnya, Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari tertangkap tangan pada Senin (9/3/2026). Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek. 

Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang kena OTT pada Jumat (13/3/2026). Ia terjerat dalam kasus dugaan pemerasan untuk THR. 

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Peradaban Islam, Tak Banyak yang Tahu Bayam Berasal dari Iran
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Bentuk Posko Pengaduan, Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
• 23 jam laludetik.com
thumb
IIMS Series 2026 Siap Digelar di Surabaya, Balikpapan, dan Manado
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Mudik Lebaran 2026 Bareng Anak? Ini Tips Persiapan Penting dari IDAI
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Preview Mallorca vs Espanyol: Ujian Konsistensi Los Pericos di Son Moix
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.