Terminal Cicaheum Bandung pastikan kenaikan tarif masih batas wajar

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Bandung (ANTARA) - Pengelola Terminal Tipe A Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, memastikan kenaikan tarif bus antarkota saat arus mudik Lebaran masih dalam batas wajar dan terus dipantau agar tidak memberatkan penumpang.

Kepala Terminal Tipe A Cicaheum Asep Supriadi di Bandung, Minggu, menjelaskan kenaikan tarif tambahan atau tuslah sendiri dilakukan perusahaan otobus karena menyesuaikan dengan peningkatan permintaan penumpang saat arus mudik.

“Biasanya memang ada penambahan tarif atau tuslah pada masa angkutan Lebaran, namun sejauh ini kenaikannya masih dalam batas wajar,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa penentuan tarif angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) pada dasarnya merupakan kewenangan perusahaan otobus (PO) dan bukan dari terminal.

Baca juga: Pemudik diminta atur perjalanan menuju Cileunyi antisipasi kepadatan

“Untuk kenaikan tarif angkutan antarkota antarprovinsi itu dikembalikan kepada perusahaan otobus. Jadi bukan dari terminal yang menentukan tarifnya,” katanya.

Ia menyebut sejauh ini kenaikan tarif bus pada masa mudik masih berkisar sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.

Meskipun demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap tarif bus antarkota selama periode arus mudik Lebaran guna memastikan kenaikannya tidak berlebihan.

“Kami juga terus melakukan pemantauan agar tidak ada kenaikan tarif yang terlalu tinggi atau merugikan penumpang,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan ANTARA di beberapa agen, harga tiket beberapa rute dari Bandung mengalami kenaikan, seperti tarif bus rute Bandung Solo yang sebelumnya sekitar Rp200 ribu naik hingga Rp250 ribu.

Baca juga: Lonjakan kendaraan via MBZ tercatat signifikan H-7 Idul Fitri

Sementara untuk rute Bandung Semarang, harga tiket yang biasanya sekitar Rp375 ribu naik menjadi Rp425 ribu.

Adapun tarif bus rute Bandung Surabaya mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni dari sekitar Rp415 ribu menjadi Rp640 ribu dan Bandung Malang dari Rp425 ribu jadi Rp690 ribu pada hari ini.

Meski demikian, hingga saat ini pihak Terminal Cicaheum menyebut belum menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat terkait kenaikan harga tiket bus tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BSI (BRIS) Kelola 90 Kg Emas dari Nasabah Sulampua, Tumbuh 30% per Awal Maret
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Tragis, Pegawai Bulog Tewas Dibacok OTK di Kontrakan Tulang Bawang Lampung | BORGOL
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Profil Simon Grayson: Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Pernah Bawa 4 Tim Liga Inggris Promosi
• 21 jam lalubola.com
thumb
Jannik Sinner Juara BNP Paribas Open 2026 Usai Tumbangkan Daniil Medvedev dalam Duel Dramatis
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Kebijakan WFH Disebut Tidak Efektif Diterapkan, Enggak Berpengaruh Banyak untuk Menghemat Energi
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.