Istanbul (ANTARA) - Setidaknya 223 perempuan dan 202 anak-anak tewas dalam serangan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, kata Kementerian Kesehatan Iran pada Minggu.
Korban tewas termasuk tiga perempuan hamil dan 12 anak di bawah usia lima tahun, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Fars.
Kementerian itu menambahkan bahwa 41 anak juga terluka dalam serangan tersebut.
Menurut pernyataan itu, serangan AS-Israel telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur perawatan kesehatan Iran, dengan 153 pusat kesehatan rusak di seluruh negeri.
Permusuhan telah meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump sebut persyaratan Iran belum cukup baik untuk gencatan senjata
Baca juga: Komandan IRGC sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tapi dikendalikan Iran
Baca juga: Iran desak negara-negara regional untuk usir pasukan AS
Korban tewas termasuk tiga perempuan hamil dan 12 anak di bawah usia lima tahun, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Fars.
Kementerian itu menambahkan bahwa 41 anak juga terluka dalam serangan tersebut.
Menurut pernyataan itu, serangan AS-Israel telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur perawatan kesehatan Iran, dengan 153 pusat kesehatan rusak di seluruh negeri.
Permusuhan telah meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump sebut persyaratan Iran belum cukup baik untuk gencatan senjata
Baca juga: Komandan IRGC sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tapi dikendalikan Iran
Baca juga: Iran desak negara-negara regional untuk usir pasukan AS





