jpnn.com, JAWA BARAT - Polda Jawa Barat mencatat penurunan signifikan pada angka kecelakaan lalu lintas, khususnya korban meninggal dunia (fatalitas) selama masa arus mudik.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan angka fatalitas korban kecelakaan turun hingga 91 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
BACA JUGA: Mudik Gratis Pemprov Jabar Bantu Tekan Pengeluaran Masyarakat Jelang Idulfitri
"Indikator fatalitas korban ada penurunan dari tahun lalu sampai 91 persen untuk wilayah Jawa Barat. Tahun lalu ada 26 orang meninggal dunia, tahun ini baru satu orang. Ini awal keberhasilan Operasi Ketupat," kata Irjen Agus saat meninjau Pos Terpadu KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (15/3).
Tidak hanya di Jawa Barat, tren positif ini juga terlihat secara nasional. Irjen Agus menyebutkan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia mengalami penurunan hingga 45 persen.
BACA JUGA: Mudik Jadi Aman & Tenang dengan Perlindungan Asuransi Jasindo, Premi Mulai Rp10 Ribu
Menurut jenderal bintang dua itu, keberhasilan ini tidak lepas dari kehadiran negara dalam memastikan keamanan masyarakat.
Terlebih, Operasi Ketupat kali ini berbarengan dengan rangkaian Ramadan, Idulfitri, hingga Hari Raya Nyepi.
BACA JUGA: Mudik Bareng Pertamina Tak Hanya Hadirkan Kemudahan Bagi Warga, Tetapi
"Negara hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan ini terkendali. Kami menggunakan teknologi digital untuk memantau, mencari data real, hingga memutuskan langkah di lapangan," lanjutnya.
Meski angka fatalitas turun, Irjen Agus menegaskan pihaknya tetap melakukan evaluasi mingguan terkait jumlah peristiwa kecelakaan secara keseluruhan.
"Yang paling prioritas adalah menyelamatkan nyawa (menurunkan fatalitas). Semoga sampai arus balik nanti kondisi tetap kondusif," seru Irjen Agus.(mcr8/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Kenny Kurnia Putra




