Terkini, Makassar — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk mempererat hubungan dengan insan media melalui forum diskusi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama bersama para pimpinan media di Makassar dan Sulawesi Selatan, Minggu 15 Maret 2026.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus dialog antara perguruan tinggi dan media sebagai dua elemen penting dalam kehidupan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H., M.Hum, menyebut para pimpinan media sebagai tamu istimewa dalam forum tersebut.
Ia menilai media memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas informasi serta membangun peradaban masyarakat modern.
“Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi bagian dari kelembagaan masyarakat bahkan pemerintahan. Media dapat membawa sebuah bangsa menuju posisi terhormat, tetapi juga bisa menjatuhkannya jika tidak dijalankan dengan tanggung jawab,” ujar Farida.
Menurutnya, hubungan antara perguruan tinggi dan media tidak seharusnya bersifat sementara atau sporadis. Sebaliknya, kemitraan tersebut perlu dibangun secara profesional dan berkelanjutan demi kepentingan publik.
“Karena itu, hubungan antara perguruan tinggi dan media tidak boleh bersifat sporadis, melainkan harus menjadi kemitraan kelembagaan yang sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Prof Farida juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mendorong perguruan tinggi untuk terus menghasilkan inovasi, riset, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Namun ia menegaskan, berbagai capaian akademik tersebut tidak akan memiliki dampak luas apabila tidak disampaikan kepada masyarakat melalui media.
“Prestasi kampus bisa menjadi tidak bermakna secara sosial jika tidak diketahui masyarakat. Di sinilah media berperan sebagai corong universitas kepada publik dan para pemangku kepentingan,”imbuhnya.
Ia berharap sinergi antara UNM dan media dapat terus diperkuat sehingga berbagai gagasan, inovasi, serta kontribusi akademik yang lahir dari kampus dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Forum yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara akademisi dan jurnalis, sekaligus membuka ruang dialog dalam menjaga kualitas informasi dan nalar publik di tengah derasnya arus informasi digital.
“Melalui kemitraan yang kuat antara perguruan tinggi dan media, UNM berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan pengetahuan, memperkuat literasi publik, serta menghadirkan informasi yang edukatif dan mencerahkan bagi masyarakat,” tandasnya.
Berdasarkan pantauan, buka puasa kali ini dihadiri puluhan awak media, pimpinan media, dan pimpinan fakultas dan jajaran Wakil Rektor Universitas Negeri Makassar.




