Jakarta, VIVA – Tren terbaru dalam dunia video game menunjukkan bahwa pemain yang terbiasa dengan game kreatif seperti Roblox dan Minecraft cenderung kurang tertarik pada big budget atau game AAA tradisional.
Dikutip VIVA Minggu, 16 Maret 2026, dari perusahaan analitik NewZoo mengungkapkan perubahan preferensi yang cukup mencolok di kalangan gamer muda dan komunitas game berbasis pengguna.
- Trusted Reviews
Kebiasaan Bermain yang Berbeda
Menurut laporan NewZoo yang dipresentasikan di ajang industri game, pemain Roblox dan Minecraft menunjukkan perilaku bermain yang berbeda dibandingkan pemain game AAA tradisional.
Mereka kurang memperhatikan kualitas grafis tinggi atau pengalaman naratif single‑player yang biasanya menjadi kekuatan game AAA besar seperti Assassin’s Creed atau franchise sejenisnya.
Ben Porter, Direktur Konsultasi di NewZoo, menyatakan bahwa ada pergeseran budaya dalam cara generasi baru menikmati game.
Tren ini tidak hanya memperlihatkan bahwa mereka lebih memilih pengalaman bermain yang sosial dan berulang, tetapi juga bahwa mereka lebih tertarik pada game dengan waktu bermain panjang dan komunitas aktif.
Lebih Banyak Live‑Service dan Multiplayer
Daripada beralih ke game AAA tradisional, para pemain ini lebih sering berbaur dengan judul lain di kategori live‑service atau multiplayer besar. Data menunjukan bahwa berbagai game besar seperti Fortnite, Grand Theft Auto V, dan beberapa franchise tembak‑tembakan populer sering dimainkan oleh pemain Roblox dan Minecraft. Ini menunjukkan adanya tumpang tindih yang kuat dengan genre yang menonjolkan interaksi sosial dan konten yang terus diperbarui.
Statistik menunjukkan bahwa sekitar 55 persen pemain Roblox bermain Fortnite, dan sekitar 46 persen pemain Minecraft juga melakukan hal yang sama bukti bahwa komunitas game saat ini cenderung mencari pengalaman bermain yang lebih dinamis dan berulang.
Turkukan AAA Tidak Lagi Menarik?
Laporan tersebut juga mengindikasikan bahwa pemain Roblox dan Minecraft “di bawah‑indeks” dalam keterlibatan mereka dengan game AAA tradisional, seperti Monster Hunter Wilds atau judul‑judul lain yang menonjolkan kualitas grafis dan pengalaman single‑player mendalam.
Ini berarti mereka memiliki kemungkinan jauh lebih rendah untuk mencoba genre yang biasanya diproduksi dengan anggaran besar dan fokus pada narasi linier atau presentasi sinematik.





