jpnn.com, BEKASI - Pelabuhan Gilimanuk mulai menunjukkan eksalasi kepadatan kendaraan pada arus mudik lebaran 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan meski antrean di pelabuhan Gilimanuk terlihat mengular. Namun, dia meminta masyarakat tidak panik.
BACA JUGA: Kakorlantas: Operasi Ketupat Bukan Sekadar Pengaturan Lalu Lintas Biasa, Melainkan..
Irjen Agus menyatakan situasi di titik penyeberangan yang menghubungkan Bali dan Jawa tersebut masih dalam kondisi sangat terkendali.
“Di Gilimanuk itu terjadi antrean panjang, ya. Harus dibedakan, kalau antre itu menunggu untuk menyeberang. Kalau macet itu tersendat di perjalanan. Jadi, beda,” kata Irjen Agus di Command Center Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3).
BACA JUGA: Kakorlantas: Negara Hadir Pastikan Mudik Aman, Keluarga Bahagia
Menurut jenderal bintang dua itu, kepadatan di Gilimanuk dipicu oleh waktu yang berdekatan antara momentum Idulfitri dan Hari Raya Nyepi.
Hal ini membuat masyarakat memilih untuk melakukan penyeberangan lebih awal guna menghindari pembatasan waktu.
BACA JUGA: Kakorlantas Cek Kesiapan Tol Fungsional Japek II Selatan Jelang Operasi Ketupat 2026
“Kemungkinan masyarakat akan mendahului untuk penyeberangan, baik dari arah Ketapang maupun Gilimanuk,” lanjutnya.
Menyikapi antrean panjang tersebut, Irjen Agus menyatakan pihaknya telah berkoordinasi intens dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mencari jalan keluar tercepat.
Salah satu solusinya adalah dengan menambah armada kapal dan melakukan pergeseran jadwal operasional untuk mempercepat proses bongkar muat.
“Sudah ada solusinya. Kami sudah koordinasi dengan Kemenhub, bahkan ada pergeseran kapal untuk bisa mempercepat itu (penyeberangan, red). Jadi, beda, ya, kalau antre menunggu kapal itu tidak masalah. Sampai saat ini, alhamdulillah belum ada kemacetan,” tuturnya.
Selain itu, Polri juga terus memantau arus melalui traffic counting dan ETLE Drone secara real-time setiap tiga jam.
Dia menyebutkan jika kepadatan di jalur menuju pelabuhan atau tol meningkat drastis, skema manajemen lalu lintas seperti delay system atau pengalihan arus sudah siap dieksekusi.
“Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Kelancaran dan keselamatan masyarakat adalah yang paling utama. Kami jamin keberangkatan mudik aman sampai tujuan, ketemu keluarga dengan bahagia, dan kembalinya pun aman,” pungkas Irjen Agus. (mcr8/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kakorlantas Hadiri Rapat Bersama Pakar & Stakeholder Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Kenny Kurnia Putra




