JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, dipindahkan ke ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).
“Andrie dipindah ke ruang HCU lantai 9. Hanya bisa ditunggu oleh keluarga dan satu orang KontraS,” kata Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Jane menjelaskan, pemindahan ke ruang HCU berarti kunjungan untuk sementara dibatasi karena Andrie masih menjalani perawatan intensif.
Baca juga: Kompolnas Minta Polisi Respons Foto Viral Terduga Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus
Pihaknya juga mengimbau pihak yang ingin menjenguk agar menyampaikan pesan melalui daftar tamu di lobi rumah sakit.
“Mohon doa dan dukungan untuk pemulihan Andrie dari jauh,” jelas Jane.
Di sisi lain, Jane meminta masyarakat tidak menyebarkan foto atau video kondisi Andrie di rumah sakit yang bukan berasal dari sumber resmi KontraS maupun YLBHI.
“Dimohon untuk tidak menyebarkannya di grup-grup ataupun di media sosial,” lanjut dia.
Sebelumnya diberitakan, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis (12/3/2026) malam.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB saat korban mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I-Talang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Baca juga: Remaja di Jatiasih Bekasi Nekat Naik Tower 20 Meter, Damkar Butuh 2,5 Jam untuk Evakuasi
Saat melintas di lokasi, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021 menghampiri korban dari arah berlawanan di Jalan Talang (Jembatan Talang).
Pelaku pertama yang bertindak sebagai pengendara mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.
Sementara itu, pelaku kedua yang duduk di belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaus biru tua, serta celana panjang biru yang dilipat hingga pendek dan diduga berbahan jeans.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban.
Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




