227.911 Orang Mudik Naik Kereta H-6 Lebaran, Stasiun Senen Terpadat

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI mencatat sebanyak 227.911 pelanggan telah menggunakan kereta api jarak jauh dari Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta pada 11 Maret–15 Maret 2026, bertepatan dengan momentum awal mudik Lebaran Idulfitri 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan bahwa peningkatan arus mudik menggunakan kereta api mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir.

“Memasuki H-6 Lebaran, volume pelanggan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta terus meningkat. Secara kumulatif selama periode 11 hingga 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 227.911 pelanggan telah berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta,” kata Franoto dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

Dia memerinci, Stasiun Senen menjadi titik keberangkatan terpadat dengan total 86.854 pelanggan atau mencakup 40% volume keberangkatan kereta api jarak jauh pada periode tersebut.

Menurut Franoto, hal ini tak terlepas dari banyaknya layanan kereta api kelas ekonomi PSO (public service obligation) alias subsidi, maupun kereta api kelas ekonomi komersial yang menjangkau berbagai kota di Pulau Jawa.

Di samping itu, peningkatan aktivitas keberangkatan di wilayah Daop 1 Jakarta juga tampak pada hari ini, yang mana 52.008 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari berbagai stasiun.

Baca Juga

  • Kereta Rangkasbitung-Merak Dibatasi Hanya Sampai Cilegon saat Arus Mudik
  • Sebanyak 8.731 Penumpang Manfaatkan Layanan Kereta Api di Malang Raya
  • Penjualan Tiket Kereta Api Jarak Jauh dari Wilayah Malang Capai 59.093 Lembar

“Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi sebanyak 19.745 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 16.528 pelanggan, dan Stasiun Bekasi sebanyak 6.941 pelanggan,” terangnya.

Franoto lantas menegaskan bahwa KAI terus memastikan kesiapan operasional selama masa angkutan lebaran melalui optimalisasi fasilitas di stasiun, serta penguatan dukungan sumber daya manusia. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa jumlah pemudik lebaran Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. 

Namun, dalam praktiknya, jumlah pergerakan masyarakat biasanya lebih tinggi sekitar 10% dari hasil survei. Hal ini seiring langkah pemerintah mengatur kombinasi libur nasional, cuti bersama, serta kebijakan flexible working arrangement (FWA) guna memperpanjang periode perjalanan mudik.

“Dari tahun ke tahun, kenyataannya dalam praktik [jumlah pemudik] lebih tinggi dari survei. Jadi sekitar 10% lebih tinggi. Artinya sekitar 155-an juta manusia bergerak, ya,” kata Pratikno dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (11/3/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bakoel Bamboe Perkuat Ekspansi Bisnis di IKN dan Kalimantan, Ini Alasannya
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Cara Mudah Tarik Tunai Kartu Kredit di ATM BRI, Berapa Limit dan Biayanya?
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Google Rombak Aplikasi Maps, Tambah Sederet Fitur AI
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Pramono Sebut Patung Fatmawati di Taman Bendera Pusaka sebagai Pengingat
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Langkah Indonesia di DK PBB Bikin Tanda Tanya, Tak Ikut Resolusi Kecam Iran
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.