Momen Damkar Bekasi Bujuk Remaja yang Nekat Naik Tower GSM: Perjalananmu Masih Panjang

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Aksi penyelamatan remaja laki-laki berinisial MRH (15), warga Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, yang nekat menaiki tower GSM setinggi sekitar 20 meter, berlangsung dramatis.

Proses penyelamatan dilakukan oleh tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Petugas bahkan harus memanjat tower dalam kondisi penerangan yang terbatas serta struktur tiang yang disebut tidak terlalu kokoh.

Komandan Rescue Kompi A Disdamkarmat Kota Bekasi, Hendrick, mengatakan pihaknya berupaya membujuk remaja tersebut dengan pendekatan persuasif agar bersedia turun dari tower.

“Saya sempat beri motivasi ke dia. ‘Kamu masih kecil. Kasihan orang tua kamu, perjalanan kamu masih panjang,’” ujar Hendrick saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Remaja di Jatiasih Bekasi Nekat Naik Tower 20 Meter, Damkar Butuh 2,5 Jam untuk Evakuasi

Diduga Alami Tekanan Psikologis

Menurut Hendrick, remaja tersebut juga diduga mengalami tekanan psikologis yang membuatnya nekat melakukan aksi tersebut.

Ia mengaku sempat merangkul dan terus menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan yang membahayakan dirinya.

“Terus saya rangkul dia sambil saya yakinkan. ‘Sudah, kamu jangan malu nanti sama teman-teman kamu, semua manusia pasti punya kekurangan dan kesalahan. Yakin ya Dek?’” kata Hendrick.

Hendrick menyebut aksi ini kemungkinan dipicu persoalan asmara yang dialami korban.

“Benar, faktor asmara. Umur segitu kan namanya cinta monyet,” ujarnya.

Namun, ia menilai persoalan tersebut kemungkinan juga dipengaruhi kondisi psikologis korban serta tekanan dari lingkungan sekitar.

“Tapi dicampur asmara itu memang ada faktor psikis juga, tekanan dari orang tua atau lingkungan,” kata Hendrick.

Ia juga mengingatkan keluarga dan warga sekitar agar tidak menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan ejekan atau bullying terhadap korban.

“Saya memberikan arahan kepada korban, orang tuanya, dan tetangga supaya saling mendukung dan tidak membuatnya jadi bahan ejekan,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Porter Stasiun di Mudik Lebaran, Bisa Kantongi Rp 500.000 Sehari

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Dukungan Evakuasi

Dalam proses penyelamatan, Hendrick harus memanjat tower menggunakan perlengkapan keselamatan dan sejumlah alat untuk mendukung evakuasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puasa Kedua Puluh Delapan: Menjaga Kemurnian Bacaan Al-Qur’an
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Tinggalkan Sistem Satelit GPS Buatan AS, Iran Pilih Teknologi China
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR oleh Bupati Cilacap Sejak Lebaran 2025
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dua Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dinyatakan Tidak Laik Jalan Saat Ramp Check
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.