Swiss menyatakan bahwa mereka telah menolak dua permintaan AS untuk terbang di atas wilayahnya dalam operasi yang terkait dengan perang Timur Tengah. Swiss menolak untuk memastikan netralitas yang sesuai dengan amanat hukum internasional.
"Secara total, dua permintaan yang terkait dengan perang di Iran ditolak, sementara penerbangan pemeliharaan dan dua permintaan untuk pesawat angkut disetujui," kata pemerintah Swiss dalam pernyataannya, dilansir The Straits Times, Sabtu (14/3/2026).
Presiden AS Donald Trump mengkritik keras Inggris di awal perang karena ragu-ragu mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan mereka, dan kemudian mengancam Spanyol dengan tindakan perdagangan karena menolak untuk melakukannya.
Dua penolakan penerbangan Swiss tersebut terkait dengan penerbangan pengintaian pada 15 Maret, kata pemerintah Swiss.
"Hukum netralitas melarang penerbangan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk tujuan militer yang terkait dengan konflik tersebut," katanya.
Penerbangan untuk tujuan kemanusiaan atau medis, termasuk pengangkutan orang yang terluka dan penerbangan yang tidak terkait dengan konflik tetap diizinkan, katanya.
Swiss telah secara resmi diakui sebagai negara netral oleh komunitas internasional sejak tahun 1815.
(rdp/idh)





