Pengadilan AS Tolak Penyelidikan Kriminal Terhadap Ketua The Fed

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Seorang hakim federal Ameriia Serikat (AS) membatalkan surat panggilan dari Departemen Kehakiman kepada Federal Reserve (The Fed) pada Januari lalu.

Pengadilan AS Tolak Penyelidikan Kriminal Terhadap Ketua The Fed. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Seorang hakim federal Ameriia Serikat (AS) membatalkan surat panggilan dari Departemen Kehakiman kepada Federal Reserve (The Fed) pada Januari lalu.

Dilansir dari AP pada Minggu (15/3/2026), Gedung Putih sebelumnya menuduh Ketua The Fed Jerome Powell memberikan kesaksian palsu terkait proyek renovasi gedung bank sentral.

Baca Juga:
Trump Resmi Nominasikan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed

"Pemerintah pada dasarnya tidak memiliki bukti sama sekali untuk mencurigai Ketua Powell melakukan kejahatan," kata Hakim James Boasberg dalam putusannya.

"Alasan dikeluarkannya surat panggilan tersebut sangat lemah dan tidak berdasar," katanya.

Baca Juga:
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung, Arah Suku Bunga The Fed Semakin Tak Pasti

Menurut Boasberg, tuduhan kesaksian palsu kemungkinan hanya merupakan dalih untuk memaksa penurunan suku bunga The Fed.

"Ada banyak bukti bahwa tujuan utama (jika bukan satu-satunya) surat panggilan tersebut adalah untuk menekan Powell agar tunduk kepada presiden atau mengundurkan diri," kata hakim itu.

Baca Juga:
Konflik Timur Tengah hingga Pertemuan The Fed Uji Wall Street Pekan Depan

Putusan Boasberg memblokir upaya Jaksa Agung AS Jeanine Pirro untuk mendapatkan informasi dari The Fed terkait proyek renovasi gedungnya.

Pirro mengecam putusan tersebut dan mengatakan dia akan mengajukan banding. 

"Seorang hakim aktivis telah membatalkan surat panggilan tersebut, dan telah meniadakan kemampuan dewan juri untuk menyelidiki kejahatan," kata Pirro.

Investigasi Departemen Kehakiman berpusat pada kesaksian Powell di hadapan Komite Perbankan Senat pada Juni lalu, ketika ia ditanya tentang pembengkakan biaya renovasi gedung The Fed. 

Pada saat itu, Powell membantah bahwa renovasi tersebut mencakup taman di atap, lift khusus, dan fasilitas lainnya. Namun, pejabat pemerintah menuduh bahwa rencana konstruksi mencakup beberapa fitur tersebut, yang menunjukkan bahwa Powell berbohong.

Hubungan Powell dengan Presiden Donald Trump buruk dalam beberapa tahun terakhir, karena The Fed enggan menuruti tuntutan Gedung Putih untuk lebih agresif memangkas suku bunga.

Masa jabatan Powell akan berakhir pada Mei 2026. Trump baru-baru ini menunjuk Kevin Warsh sebagai calon penggantinya. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Cari Penginapan Saat Mudik Lebaran 2026? Paksu dan Bunda Merapat, Ini Cara Dapat Hotel Nyaman dan Terjangkau
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri LH panggil pengelola rest area yang tak perbaiki kelola sampah
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Korlantas Polri mulai berlakukan "ramp check" di KM 81 Tol Cipali
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Taman Bendera Pusaka Minim Lahan Parkir, Pramono: Naik Transportasi Umum Saja
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.