Video disertai narasi menu siomay Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nganjuk keras seperti batu viral. Pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) meminta maaf.
Dilansir detikJatim, dalam video yang beredar tampak tangan sedang memukul benda seperti siomay berulang-ulang hingga pecah. Suara tertawa beberapa wanita juga nyaring terdengar.
"Gak ngatasi. Perjuangan arepe mangan MBG Iki. Iki digawe soko opo Iki. (Tidak ngatasi. Perjuangan hendak makan (menu) MBG ini. Ini terbuat dari apa ya)," suara salah satu wanita sembari tertawa seperti dikutip.
Video disertai menu siomay MBG tak layak makan itu hasil merupakan produksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojorembun di Nganjuk.
"Siomay MBG di Mojorembun Rejoso keras seperti batu," tulis salah satu akun Instagram.
SatgasMBG KabupatenNganjuk, JudyErnanto membenarkan adanya laporan terkait menu siomay keras dari dapur SPPG Mojorembun tersebut. Menurut Judy, pihaknya langsung memberikan peringatan kepada pengelola SPPG agar lebih memperhatikan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
"Ya itu sudah dua hari yang lalu ya. Memang benar itu (menu siomay keras di SPPG Mojorembun)," ujar Judi saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).
Judi mengatakan pihak SPPG Mojorembun, Rejoso telah menyampaikan permintaan maaf. Permintaan maaf itu bahkan telah diposting di media sosial.
"Benar, itu surat dari Kepala SPPG Nganjuk Mojorembun. Sudah diposting juga di akun TikTok-nya," tandas Judy.
Baca selengkapnya di sini
(idh/haf)





