FEDERASI Sepak Bola Irak (IFA) mengonfirmasi tim nasional mereka akan tetap berangkat ke Meksiko untuk melakoni laga play-off antarkontinental Piala Dunia 2026. Langkah berani ini diambil di tengah situasi sulit akibat pecahnya perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang melumpuhkan wilayah udara Timur Tengah.
Skuat berjuluk Singa Mesopotamia ini dijadwalkan menghadapi pemenang antara Bolivia atau Suriname di Monterrey pada 31 Maret mendatang. Pemenang dari laga krusial ini akan mengamankan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Menembus Penutupan Wilayah UdaraSejak 28 Februari lalu, wilayah udara di sebagian besar Timur Tengah telah ditutup menyusul serangan udara dan balasan rudal serta drone. Situasi ini sempat memicu kekhawatiran mengenai keberangkatan tim, bahkan pelatih Irak, Graham Arnold, sempat meminta agar pertandingan tersebut ditunda.
Baca juga : Kalahkan Indonesia, Pelatih Timnas Irak Ingatkan Squad Tetap Fokus
Namun, Ketua IFA Adnan Dirjal menegaskan persiapan tetap berjalan sesuai jadwal. Melalui pernyataan video yang dirilis oleh Iraqi News Agency, Dirjal mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan FIFA untuk mengatasi kendala logistik ini.
"Tim nasional akan berangkat pada akhir pekan ini ke Meksiko menggunakan pesawat pribadi," ujar Adnan Dirjal.
Dirjal juga menambahkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah memberikan instruksi khusus kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, untuk membantu memfasilitasi keberangkatan timnas Irak di tengah situasi konflik.
Baca juga : Pelatih Timnas Irak Desak FIFA Tunda Laga Playoff Piala Dunia
Fokus pada Mimpi BesarIrak melaju ke babak play-off antarkontinental setelah menumbangkan Uni Emirat Arab dengan agregat 3-2 pada babak kelima kualifikasi zona Asia, November lalu. Kini, mereka hanya berjarak satu kemenangan untuk kembali tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia sejak terakhir kali merasakannya pada tahun 1986.
Selain masalah transportasi, IFA juga telah memastikan bahwa visa masuk ke Meksiko sudah aman. Para pemain yang merumput di klub-klub Eropa dilaporkan akan bergabung dengan tim secara terpisah di Meksiko.
Adnan Dirjal meminta seluruh elemen tim dan suporter untuk mengesampingkan kekhawatiran di luar lapangan dan fokus sepenuhnya pada pertandingan.
"Pesan saya kepada semua orang: hanya tersisa 17 hari, dan kita harus fokus serta bersiap untuk pertandingan. Kami memiliki satu tujuan, yaitu lolos ke Piala Dunia," tegas Dirjal.
Ia menambahkan bahwa prioritas utama federasi dan jajaran pelatih saat ini adalah menyediakan kondisi terbaik bagi para pemain demi mewujudkan impian para penggemar sepak bola di Irak. (BBC/Z-2)




