OTT KPK di Cilacap, Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Octavian Dwi

TVRINews, Semarang

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menanggapi perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Cilacap.

Luthfi menyampaikan bahwa Ia telah berulang kali menekankan pentingnya integritas kepala daerah, wakil kepala daerah, dan aparatur sipil negara (ASN).

Ia mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih  sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi, yakni Bupati Pati dan Bupati Pekalongan.

"Soal integritas ini sudah saya ulang-ulang dan saya tekankan," kata Ahmad Luthfi di Semarang, dikutip tvrinews.com, Sabtu, 14 Maret 2026.

Terlebih, Pemprov Jateng telah bekerja sama dengan KPK untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi, dengan menggandeng Korsupgah KPK untuk memberikan pengarahan pada kepala daerah hingga anggota DPRD.

Tak hanya itu, saat peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang lalu.juga Telah diperingatkan jangan sampai melakukan penyimpangan anggaran, dan yang paling penting lagi adalah tak boleh melanggar hukum.

Terkait proses hukum yang dilakukan KPK  terhadap Bupati Cilacap,  Luthfi menghormati langkah yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Ia juga menekankan kembali agar kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi para bupati, wlai kota, para wakilnya dan ASN.

"Ini pelajaran bagi kita semua pejabat publik, khususnya bupati dan wali kota agar memiliki integritas kuat. Integritas itu tidak hanya dimulut tapi juga diwujudkan dalam  perbuatan," tandasnya.

Perbuatan yang ia maksudkan adalah tindakan yang tidak melanggar hukum dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Hal itu dinilainya penting, sehingga birokrasi berjalan dengan bersih dan bagus.

"Clean governance dan good governance itu harus jadi nafas bupati dan wali kota termasuk ASN nya," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Ia meminta kepada jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap agar tetep optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.  Apalagi saat ini pemerintah daerah sedang bersiap memberikan layanan untuk  mudik dan balik lebaran 2026.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ingin Segera Lepas dan Tenang, Wardatina Mawa Berharap Konflik dengan Insanul Fahmi Bisa Berakhir Secepatnya
• 44 menit lalugrid.id
thumb
Kakorlantas Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Ajak Masyarakat Mudik Tertib
• 15 jam laludetik.com
thumb
Bulog Banyumas Mulai Salurkan Bantuan Pangan 384 Ton Beras dan Minyak Goreng untuk 19 Ribu Warga
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Truk Terguling di Tebet Belum Juga Dievakuasi hingga Siang, Dilanjutkan Malam Ini
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Harga Barang Yaman Melonjak Akibat Konflik
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.