Jakarta terasa lebih panas beberapa hari belakangan. Ternyata ada sejumlah hal yang menyebabkan itu.
Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, memberikan penjelasan atas fenomena tersebut. Ia menyebut, cuaca terasa lebih panas belakangan ini karena sinar matahari kuat yang menyorot tanpa adanya tutupan awan.
"Kondisi udara yang terasa lebih panas belakangan ini umumnya dipengaruhi oleh penyinaran matahari yang cukup kuat, tutupan awan pada siang hari yang tidak merata," kata Ida saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).
Selain itu, ia menyebut saat ini tengah terjadi peralihan musim. Pada momen tersebut, kata dia, cuaca pagi hingga siang hari akan terasa lebih terik.
"Serta karakteristik masa peralihan musim, di mana cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung lebih terik, namun pada sore atau malam hari masih berpotensi terjadi hujan lokal," ucapnya.
(maa/maa)





