Turki Marah Besar Zionis Israel Tutup Masjid Al Aqsa, Serukan Negara-Negara Muslim Bertindak

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL — Pemerintah Turki mengingatkan negara-negara komunitas Muslim di seluruh dunia untuk bertindak terhadap Zionis Israel yang menutup akses umat Islam ke Masjid Al Aqsa di Palestina belakangan ini. Turki mengecam penutupan kiblat pertama umat Islam oleh Zionis Israel itu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Hakan Fidan mengatakan, otoritas zionis tak punya kedudukan hukum menutup Al Aqsa bagi umat Islam di Palestina. Fidan mengatakan, penutupan akses ke Masjidil Al Aqsa bagi umat Islam itu, bentuk berulang kejahatan Zionis Israel dan merupakan tindakan provokatif.

Baca Juga
  • Sampai Titik Darah Penghabisan, Hizbullah Nyatakan Siap Perang 'Karbala' Hadapi Zionis Israel
  • Terungkap, Israel Mulai Kehabisan Amunisi Pencegat Rudal dan Drone
  • Penulis Israel: Sebulan Diserang Iran Zionis Bakal Bubar

“Penutupan Masjid al-Aqsha oleh Israel untuk beribadah adalah perbuatan yang sangat berbahaya. Provokasi berbahaya yang dilakukan Israel ini harus segera dihentikan. Mereka (Zionis Israel) semestinya melakukan penghormatan terhadap tempat-tempat suci yang merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia,” kata Fidan seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (14/3/2025).

“Kami (Turki) menyerukan kepada komunitas internasional dan negara-negara Islam untuk bertindak. Aktor-aktor global harus mengambil langkah-langkah yang sangat mendesak sebagai tanggapan serius atas kejahatan Israel yang terus dilakukan,” sambung dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Penjajah Zionis Israel sejak beberapa hari lalu menutup akses umat Islam di Palestina untuk dapat beribadah di Masjid Al Aqsa. Penutupan tersebut dilakukan pada saat umat Islam sekarang ini masih menjalani ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Alhasil, umat Islam di Palestina tak dapat melaksanakan ibadah shalat wajib maupun sunnah tarawih di Masjidil Al Aqsa yang merupakan tempat ibadah tersuci ke-3 bagi umat Islam itu.

Penutupan akses ke Masjidil Al-Aqsa itu dilakukan Zionis Israel dengan mengerahkan personel militernya, juga dibantu dengan prajurit-prajurit militer yang mengenakan atribut-atribut Amerika Serikat (AS). Penutupan Masjidil al-Aqsha itu juga dilakukan ketika Israel-AS yang saat ini sedang berperang dengan Republik Islam Iran.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenhub Suntana Tegaskan Dugaan Pungli Mudik Gratis Kapal Laut di Kendari Akan Ditelusuri
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Ketahanan Pangan: Cadangan Beras Capai Rekor
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Momen Presiden Iran Jalan Temui Warga Tanpa Pengawalan Ketat | KOMPAS PETANG
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Menjadi Penyejuk di Tengah Konflik
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Calon Jaksa Tewas, Matahukum Desak Evaluasi Badiklat Kejaksaan 
• 16 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.