Fenomena Pengemis dan Manusia Silver Meningkat di Mataram Jelang Lebaran

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Fenomena penyandang masalah kesejahteraan sosial meningkat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Di berbagai persimpangan jalan terlihat pengemis, manusia silver, anak jalanan, dan gelandangan menunggu sedekah dari pengguna jalan.

Pemandangan tersebut sering muncul ketika bulan Ramadhan memasuki fase akhir.

Di Jalan Langko misalnya terlihat manusia silver berdiri di lampu merah sambil menodongkan kotak kepada pengendara.

Di trotoar juga terlihat seorang ibu bersama anak kecil duduk menunggu belas kasihan orang yang melintas.

Patroli Ditingkatkan di Sejumlah Titik

Pemerintah Kota Mataram telah meningkatkan pengawasan dan memperketat patroli terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Dinas Sosial Mataram mencatat peningkatan aktivitas anak jalanan, gelandangan, dan pengemis saat Ramadhan mendekati Lebaran.

Pemerintah juga menemukan indikasi mobilisasi orang dari luar daerah yang datang ke Mataram untuk mencari sedekah.

Satgas sosial memperpanjang jam patroli dari pukul 07.00 hingga 05.00 WITA.

Beberapa lokasi yang menjadi titik kegiatan penyandang masalah kesejahteraan sosial antara lain Jalan Udayana, Panjitilar, Pendidikan, dan Langko.

Pemerintah Siapkan Program Pembinaan

Pemerintah Kota Mataram menilai fenomena tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketertiban umum tetapi juga masalah sosial ekonomi.

Terbatasnya lapangan kerja serta akses kesejahteraan mendorong sebagian orang memilih meminta-minta di jalan.

Pemerintah Kota Mataram merencanakan pembangunan rumah singgah bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Rumah singgah tersebut akan menjadi tempat sementara untuk pembinaan dan rehabilitasi sosial.

Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan kerja bagi mereka yang telah ditertibkan.

Beberapa pelatihan yang disiapkan antara lain pelatihan barista serta servis mesin pendingin atau AC.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga mereka tidak kembali ke jalanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLTU Sofifi Unit 2 Berhasil Sinkron ke Sistem PLN: Pasokan Listrik Halmahera Menguat
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Anies: Aktivis KontraS yang Disiram Air Keras Masih Diisolasi di RSCM
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
KEK Batang-Jasamarga hadirkan rest area pemandangan laut untuk pemudik
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Perluas Layanan, BGN Bangun Dapur MBG di Area Masjid Agung Serang
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gus Ipul: Data Penerima Bansos Bisa Berubah, Harus Diperbarui Terus
• 57 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.