Basel, VIVA – Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, menciptakan kejutan besar di babak semifinal Swiss Open 2026. Alwi sukses mengamankan tiket ke partai puncak setelah menumbangkan unggulan pertama asal China, Li Shi Feng, dalam pertandingan dua gim langsung yang penuh drama di St. Jakobshalle, Basel, Minggu dini hari WIB 15 Maret 2026.
Dominasi Total di Gim Pertama
Sejak awal laga, Alwi tampil sangat percaya diri. Berdasarkan statistik pertandingan, Alwi menunjukkan dominasi luar biasa di gim pertama. Ia berhasil menutup gim pembuka dengan skor mencolok 21-10. Ketenangan Alwi dalam penempatan bola dan serangan yang efektif membuat Li Shi Feng kesulitan mengembangkan permainan.
Momen Comeback Mustahil di Gim Kedua
Drama sesungguhnya terjadi pada gim kedua. Alwi sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal jauh dengan skor 6-16. Li Shi Feng tampak akan memaksakan terjadinya rubber game. Namun, di sinilah aksi "gila" Alwi dimulai.
Tanpa menyerah, Alwi mencatatkan rentetan poin beruntun yang luar biasa. Ia mengejar ketertinggalan 10 angka tersebut hingga berbalik unggul 17-16. Berdasarkan grafik statistik, Alwi mencatatkan rekor 12 poin beruntun (most consecutive points), sementara Li Shi Feng hanya mampu meraih maksimal 6 poin beruntun.
Meski sempat terjadi kejar-kejaran poin di angka kritis, Alwi akhirnya menyudahi perlawanan Li Shi Feng dengan skor 21-19 dalam total waktu pertandingan 49 menit.
Indonesia Kirim Dua Wakil ke Final
Keberhasilan Alwi ini menjadikannya wakil Indonesia kedua yang menembus final Swiss Open 2026. Sebelumnya, tunggal putri Putri Kusuma Wardani sudah lebih dulu melenggang ke partai puncak usai menaklukkan wakil Jepang, Nozomi Okuhara.
Di babak final nanti, Alwi Farhan akan berhadapan dengan wakil Jepang lainnya, Yushi Tanaka. Dengan performa dan mentalitas yang ditunjukkan saat ini, Alwi memiliki peluang besar untuk mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi Basel.





