Iran Izinkan Kapal Negara-negara Ini Melintasi Selat Hormuz

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup dan tetap dibuka untuk negara-negara yang mematuhi protokol lalu lintas dari Selat Hormuz, terutama pada saat perang.

"Tentu negara-negara yang tidak bekerja sama dengan pihak musuh dan mereka yang mematuhi protokol lalu lintas dari Selat Hormuz, khususnya pada saat perang, mereka bisa melewati Selat Hormuz," kata Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di kediamannya di Jakarta, Sabtu (14/3/2026), dikutip dari Antara.

Boroujerdi menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap dibuka untuk negara-negara yang tidak mengizinkan pihak musuh memanfaatkan wilayah mereka untuk menyerang Iran. Dia memberikan contoh dua kapal Indonesia yang berhasil diizinkan melewati Selat Hormuz.

Namun, dia menekankan bahwa jalur vital perdagangan minyak itu merupakan tempat di mana Iran perlu memastikan keamanannya, terutama di tengah serangan yang terus dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap negara tersebut.

Untuk itu, kapal-kapal yang melintasi Selat tersebut perlu mematuhi protokol lalu lintas yang ditetapkan pada keadaan perang.

"Jika ini tidak aman bagi kami, maka tidak aman bagi semuanya. Protokol lalu lintas di Selat Hormuz pada saat perang mengizinkan [kapal-kapal untuk] lewat," tuturnya.

Baca Juga

  • Trump Minta Inggris hingga China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
  • Iran Izinkan Kapal Tanker India Melintasi Selat Hormuz
  • Iran Disebut Bakal Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Transaksi Pakai Yuan

Boroujerdi menambahkan bahwa sampai saat ini, musuh imperialis dan Zionis masih terus melancarkan serangan yang menargetkan rumah-rumah warga, fasilitas-fasilitas sipil dan berbagai tempat publik lainnya.

Iran menyatakan akan terus melawan dan menyerang. "Kami tidak akan kompromi dengan pihak musuh," katanya.

Menurutnya, pihak musuh harus diberi pelajaran agar mereka belajar dari perkembangan yang terjadi. "Dan kelihatannya kami masih jauh dari posisi tersebut," kata Boroujerdi.

Sementara itu, diberitakan Bloomberg, Sabtu (14/3/2026), Iran memberikan izin kepada kapal-kapal tanker India untuk melintasi Selat Hormuz yang tertutup selama hampir 2 pekan terakhir imbas konflik yang melibatkan AS dan Israel. 

Dua kapal tanker yang membawa liquefied petroleum gas (LPG) dilaporkan tengah menuju India setelah melintasi Selat Hormuz. Hal ini memberikan angin segar kepada India yang tengah mengalami kekurangan parah atas pasokan LPG imbas konflik Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mengatakan, kapal milik negara itu diberi izin melintas dengan aman melalui Selat Hormuz.

Namun, masih ada 22 kapal berbendera India yang terjebak di Teluk Persia, termasuk enam kapal pengangkut LPG, satu kapal pengangkut LNG, dan empat kapal tanker minyak mentah, menurut Sekretaris Khusus Kementerian Pelabuhan, Perkapalan, dan Jalur Perairan India Rajesh Kumar Sinha.

Sebelumnya, India telah melakukan pembicaraan dengan Iran untuk mengamankan jalur pelayaran tanker melalui Selat Hormuz.

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, kedua kapal itu diizinkan melewati jalur vital perdagangan minyak itu setelah tercapainya kesepakatan antara New Delhi dan Teheran. Namun, mereka tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Kabar lainnya menyebutkan bahwa Iran berpotensi mengizinkan kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz asal kapal tersebut membawa muatan yang diperdagangkan dalam mata uang China, yuan. Kabar ini berdasarkan laporan CNN yang mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.

Adapun, sebagian besar penjualan minyak global dilakukan menggunakan dolar AS. Namun, minyak mentah Rusia yang dikenai sanksi semakin sering diperdagangkan menggunakan rubel atau yuan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasang Surut Karier Ezra Walian di Timnas Indonesia: Diorbitkan Luis Milla, Kini Menarik Perhatian John Herdman
• 22 jam lalubola.com
thumb
Selain ASN dan TNI-Polri, Presiden dan Wapres Juga Terima THR
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
Kerugian Negara Kasus Kuota Haji Jadi Pintu Masuk KPK Jerat Tersangka Lain
• 7 jam laludetik.com
thumb
The Holdovers dan "Ruang Ketiga"
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Berita Foto: H-7 Lebaran 2026, Arus Lalin Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Motor
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.